Pemprov DKI Perluas Jaringan LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh Halim

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dua rute baru LRT menuju JIS dan Stasiun Whoosh Halim usai proyek Manggarai-Dukuh Atas rampung.

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:11 WIB
Pemprov DKI Perluas Jaringan LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh Halim
LRT Jakarta,Pramono Anung,JIS

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menyiapkan pengembangan dua koridor baru LRT Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan transportasi publik yang terintegrasi di Ibu Kota.

Dua jalur yang diprioritaskan adalah menuju Jakarta International Stadium (JIS) dan Stasiun Whoosh Halim.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pengembangan tersebut akan dilakukan setelah proyek perpanjangan LRT Jakarta dari Manggarai menuju Dukuh Atas selesai dibangun.

Menurut Pramono, rute menuju JIS telah mengantongi izin trase dari Kementerian Perhubungan.

Sementara satu jalur lainnya akan menghubungkan LRT Jakarta dengan Stasiun Whoosh Halim sehingga mempermudah mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta cepat.

Ia menilai keberadaan dua koridor baru tersebut akan memperkuat konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta.

“Dengan jaringan yang saling terhubung, masyarakat diharapkan dapat berpindah dari LRT ke layanan kereta cepat maupun moda transportasi lainnya dengan lebih efisien,” ungkap Pramono.

Meski demikian, Pemprov DKI masih memprioritaskan penyelesaian proyek LRT Jakarta Fase 1B dari Manggarai hingga Dukuh Atas.

Jalur sepanjang sekitar dua kilometer itu ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027 dan rampung pada 2028.

Setelah proyek tersebut selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan jalur menuju JIS dan Whoosh Halim.

Untuk mendukung pembiayaan proyek, Pemprov DKI membuka peluang penerapan skema creative financing dengan melibatkan investor maupun mitra strategis.

Skema tersebut dinilai dapat mempercepat pengembangan jaringan transportasi tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

Selain memperluas jaringan rel, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan integrasi sistem pembayaran antarmoda.

Nantinya, masyarakat ditargetkan dapat menggunakan satu sistem tiket untuk LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan TransJakarta sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan efisien. (fer)