Petrosea (PTRO) Raup Laba Bersih Melonjak 197% pada 2025
Laba bersih PT Petrosea Tbk (PTRO) melonjak 197% pada 2025 dengan pendapatan mencapai US$886 juta. Simak analisis fundamental, valuasi, dan teknikal saham PTRO terbaru.

HALLONEWS.ID – PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan lonjakan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025 dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan.
Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, laba bersih Petrosea tercatat meningkat sekitar 197% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terjadi seiring pertumbuhan pendapatan perusahaan yang mencapai sekitar US$886 juta sepanjang tahun 2025.
Kenaikan pendapatan tersebut didorong oleh kontribusi dari berbagai lini bisnis utama perusahaan, termasuk jasa pertambangan, rekayasa dan konstruksi, serta layanan penunjang sektor energi dan sumber daya alam.
Aktivitas operasional yang lebih tinggi di berbagai proyek turut memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun pelaporan.
Selain itu, Petrosea juga mencatatkan pencapaian pada segmen Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI) offshore.
Perusahaan menyampaikan bahwa target kinerja pada lini bisnis tersebut berhasil direalisasikan sesuai rencana. Keberhasilan ini mencerminkan keberlanjutan proyek-proyek yang dijalankan serta kontribusi dari layanan teknik dan konstruksi yang dimiliki perusahaan.
Manajemen menilai peningkatan kinerja tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga operasional proyek serta memanfaatkan peluang di sektor energi dan pertambangan.
Dengan portofolio layanan yang terintegrasi, Petrosea terus berupaya memperkuat perannya sebagai penyedia jasa bagi industri sumber daya alam dan energi di Indonesia.
Tentang Perusahaan
PT Petrosea Tbk adalah satu-satunya perusahaan nasional yang menyediakan jasa pertambangan lengkap di sektor industri batubara, minyak dan gas bumi di Indonesia.
Perusahaan menyediakan layanan multi disiplin rekayasa, jasa konstruksi, contracting, jasa pertambangan, penyediaan logistik, serta peralatan untuk mendukung kegiatan operasi industri minyak dan gas bumi, sektor pertambangan, serta pengembangan infrastruktur di dalam maupun di luar wilayah Indonesia. PTRO memiliki pusat operasional di Pulau Kalimantan.
Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) tercatat berada di level Rp4.960. Dalam jangka pendek, saham ini mengalami tekanan dengan penurunan sekitar 19,02% dalam satu minggu terakhir dan turun dengan persentase yang sama dalam periode satu bulan.
Secara menengah, kinerja saham juga masih melemah dengan koreksi sekitar 53,86% dalam tiga bulan terakhir. Meski demikian, dalam jangka lebih panjang saham PTRO masih mencatatkan kenaikan sekitar 65,33% dalam satu tahun terakhir.
Apabila dilihat dalam horizon lebih panjang, saham ini telah meningkat sekitar 920,58% dalam tiga tahun terakhir dan melonjak sekitar 2.655,56% dalam periode lima tahun.
Analisis Yesinvest
Dari sisi fundamental, kinerja laba bersih Petrosea menunjukkan fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Laba bersih tahunan tercatat sebesar Rp483 miliar pada 2021 dan meningkat menjadi Rp609 miliar pada 2022.
Namun pada 2023 laba bersih turun menjadi Rp186 miliar dan kembali melemah menjadi Rp154 miliar pada 2024. Pada 2025, laba bersih kembali meningkat signifikan menjadi sekitar Rp482 miliar, yang menunjukkan pemulihan kinerja setelah periode penurunan pada dua tahun sebelumnya.
Dari sisi valuasi, saham PTRO saat ini diperdagangkan dengan rasio price to earnings ratio sekitar 105,39 kali. Level valuasi tersebut mencerminkan bahwa pasar memberikan ekspektasi yang cukup tinggi terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.
Namun demikian, valuasi yang tinggi juga menandakan bahwa pergerakan harga saham menjadi lebih sensitif terhadap realisasi kinerja ke depan maupun perubahan sentimen pasar.
Dari perspektif teknikal, pergerakan saham PTRO masih berada dalam tren penurunan jangka panjang. Kenaikan harga yang terjadi pada awal Februari belum mampu menembus area moving average 20, dan harga saham kemudian mengalami penembusan ke bawah dari area support di sekitar 5.200.
Dalam jangka pendek, saham PTRO masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area support berikutnya berada di sekitar 4.280, sementara resistance terdekat berada di kisaran 5.200. (Hendeka Putra / Research Analyst Yes Invest)
Disclaimer
Artikel ini merupakan produk jurnalistik Hallo News yang disusun berdasarkan informasi, data, dan narasumber yang dianggap kredibel pada saat penulisan. Seluruh konten disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi, serta bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau nasihat untuk membeli, menjual, maupun menahan instrumen investasi atau produk keuangan tertentu.
Segala keputusan yang diambil pembaca berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi pembaca. Hallo News tidak bertanggung jawab atas segala bentuk keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari penggunaan informasi dalam artikel ini.
