PLN dan Kemendes PDT Teken MoU, Dorong Listrik Desa untuk Perkuat Ekonomi dan Kemandirian

PLN dan Kemendes PDT menandatangani MoU untuk pemanfaatan listrik desa guna meningkatkan ekonomi, produktivitas, dan kemandirian masyarakat.

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB
PLN dan Kemendes PDT Teken MoU, Dorong Listrik Desa untuk Perkuat Ekonomi dan Kemandirian
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT PLN (Persero) tentang Pemanfaatan dan Pengelolaan Tenaga Listrik dalam Rangka Peningkatan Perekonomian dan Produktivitas di Desa dan Daerah Tertinggal. (Dok PLN for Hallonews)

HALLONEWS.ID – PT PLN (Persero) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk memperkuat pemanfaatan listrik di desa.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta.

Kerja sama ini bertujuan mendorong peningkatan perekonomian dan produktivitas desa melalui pemanfaatan energi listrik secara optimal. Fokus utamanya meliputi integrasi data kebutuhan energi desa, percepatan akses listrik di wilayah tertinggal, hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis potensi lokal.

Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, menegaskan bahwa desa kini menjadi subjek utama pembangunan nasional.

Menurutnya, penguatan kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Ia juga menyinggung pentingnya peran berbagai pihak, mulai dari pemerintah, BUMN, hingga swasta dalam membina desa. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi pembangunan nasional untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Dalam kesempatan yang sama, Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menyatakan bahwa sinergi lintas sektor akan mempercepat kemajuan desa sebagai fondasi pembangunan Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke pelosok desa. Ia menilai listrik merupakan fondasi penting untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Menurut Darmawan, kolaborasi ini akan membuka peluang usaha, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat transformasi desa menjadi lebih produktif dan mandiri. Ia juga menekankan bahwa pengentasan kemiskinan membutuhkan kerja sama semua pihak, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Melalui MoU ini, PLN dan Kemendes PDT berharap dapat membangun ekosistem energi desa yang berkelanjutan. Pemanfaatan listrik tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya desa mandiri di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat kontribusi sektor energi dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (wib)