Program Shopee – Kemenekraf Latih 2.500 Emak-Emak dan Anak Muda Kuasai Bisnis Digital

Sebanyak 2.500 ibu rumah tangga dan anak muda mengikuti pelatihan digital Shopee–Kemenekraf di 8 kota. Program ini terbukti mampu meningkatkan penjualan hingga tiga kali lipat.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 6:00 WIB
Program Shopee – Kemenekraf Latih 2.500 Emak-Emak dan Anak Muda Kuasai Bisnis Digital
Sebanyak 2.500 orang telah mengikuti pelatihan digital melalui program Emak-Emak Matic dan Gen Matic yang digelar Shopee–Kemenekraf di 8 kota. (Dok Shopee)

HALLONEWS.ID – Kolaborasi antara Shopee Indonesia dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus mendorong masyarakat memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 2.500 ibu rumah tangga dan generasi muda telah mengikuti pelatihan digital melalui program Emak-Emak Matic dan Gen Matic yang digelar di delapan kota di Indonesia.

Program ini berlangsung di Malang, Jakarta, Bogor, Solo, Balikpapan, Kediri, Bali, dan Tangerang. Para peserta dibekali keterampilan digital untuk memulai usaha sebagai penjual online, merchant kuliner, hingga kreator dalam program afiliasi.

Hasilnya cukup signifikan. Setelah mengikuti pelatihan, peserta mencatat peningkatan penjualan di platform Shopee hingga tiga kali lipat.

Sementara itu, pesanan merchant ShopeeFood meningkat sekitar 1,8 kali, dan komisi afiliator bahkan melonjak hingga delapan kali lipat.

Sebagai penutup rangkaian pelatihan, Shopee dan Kemenekraf menggelar acara “Laporan Capaian Emak-Emak Matic dan Gen Matic” di Kampus UMKM Shopee Jakarta.

Acara tersebut juga memberikan apresiasi kepada peserta dengan performa terbaik dari kategori penjual, merchant ShopeeFood, dan kreator Shopee Affiliate.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan program ini menjadi langkah nyata dalam membuka peluang ekonomi digital yang lebih luas dan inklusif bagi masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan platform digital dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga sekaligus menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.

Pelatihan ini juga didukung oleh trainer dari Kampus UMKM Shopee yang telah memiliki sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Materinya mencakup berbagai keterampilan praktis seperti pengelolaan toko online, strategi pemasaran digital, hingga pembuatan konten untuk promosi produk.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan pihaknya akan terus memberikan dukungan lanjutan bagi peserta terbaik, termasuk bimbingan intensif, tambahan eksposur, serta saldo iklan dan voucher bernilai puluhan juta rupiah.

Melalui program ini, Shopee berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi nasional.(ver)

#Shopee Indonesia, Ekonomi Digital, UMKM Naik Kelas #EmakEmakMatic