Riau Darurat Karhutla! 3.474 Hektare Lahan Hangus, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Karhutla di Provinsi Riau terus meluas hingga mencapai 3.474 hektare. BNPB mengerahkan operasi darat dan helikopter water bombing untuk memadamkan api.

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:50 WIB
Riau Darurat Karhutla! 3.474 Hektare Lahan Hangus, Helikopter Water Bombing Dikerahkan
Petugas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Ria.u. Foto/BNPB for Hallonews

HALLONEWS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau salah satu bencana paling menonjol secara nasional. Luas lahan yang terbakar dilaporkan telah mencapai 3.474,74 hektare.

“Besarnya area terdampak membuat operasi pemadaman terus digencarkan melalui jalur darat dan udara dengan melibatkan personel gabungan lintas instansi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (21/5/2026).

Saat ini, kata dia, penanganan dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke wilayah lain. Tim gabungan yang terdiri dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, hingga Manggala Agni dikerahkan langsung ke sejumlah titik api di Riau.

Operasi darat saat ini difokuskan di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Petugas melakukan pemadaman langsung serta pendinginan di area bekas terbakar guna memastikan tidak ada bara api tersisa, terutama di lahan gambut yang rawan terbakar.

Selain di darat, BNPB juga mengoperasikan helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman dari udara. Patroli udara turut dilakukan guna memantau perkembangan titik api di wilayah terdampak.

BNPB menilai pendinginan menjadi langkah krusial karena api di lahan gambut kerap sulit dipadamkan dan dapat menyala kembali meski permukaan terlihat padam.

Karhutla di Riau kembali menjadi perhatian serius di tengah prediksi musim kemarau 2026 yang disebut berpotensi lebih panjang dan lebih kering akibat pengaruh El Nino. (dul)