Viral Begal Payudara Incar Perempuan di Bekasi, Aksi Mesum Pelaku Terekam CCTV
Seorang perempuan menjadi korban begal payudara di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Aksi pelaku terekam CCTV dan kini diselidiki polisi.

HALLONEWS.ID – Aksi pelecehan seksual modus “begal payudara” kembali meresahkan warga Bekasi. Seorang perempuan menjadi korban saat melintas di Jalan Nona Merah, Kampung Cibitung, Kelurahan Telagaasih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman, pelaku terlihat membuntuti korban dari belakang menggunakan sepeda motor, lalu mendekat dan menyentuh bagian tubuh sensitif korban sebelum kabur.
Kondisi lingkungan saat kejadian masih sepi usai waktu salat Subuh. Korban berjalan seorang diri di jalan permukiman, sementara aktivitas warga sekitar masih minim.
Warga setempat, Asip Awaludin (38), mengatakan kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Namun, baru kali ini aksi pelaku terekam jelas kamera pengawas.
“Sebetulnya kejadian seperti itu sudah sering. Cuma yang terekam video baru kali ini. Modusnya macam-macam, ada yang begal payudara, ada juga yang menunjukkan alat kelamin,” kata Asip, Minggu (15/2/2026).
Ia mengaku mendengar teriakan minta tolong saat hendak bersiap salat Subuh. Rekaman CCTV yang diambil dari warungnya kemudian dibagikan ke grup warga untuk membantu
Dari pantauan CCTV, pelaku diduga menggunakan sepeda motor Honda PCX. Pelaku sempat memutar arah sebelum mendekati korban yang berjalan kaki sendirian di jalan lingkungan. Warga mengaku resah karena aksi pelecehan tersebut terjadi berulang.
“Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini dianggap tidak aman, banyak yang pindah. Warung-warung kecil seperti saya juga ikut sepi,” ujar Asip.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi membenarkan telah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan. Saat ini, pihaknya masih mengidentifikasi korban dan menelusuri kendaraan pelaku.
“Rekaman sudah kami amankan sebagai bahan penyidikan. Diduga pelaku menggunakan motor PCX. Saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Engkus.
Polisi juga berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk mengidentifikasi korban serta memperluas pencarian pelaku. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan korban mendapatkan pendampingan lanjutan. (dul)
