1.555 Warga Binaan Lapas Jambi Dipindahkan ke Lapas Sengeti, Pengamanan Ketat Libatkan Brimob dan TNI

Pemindahan 1.555 warga binaan ke Lapas baru di Sengeti berlangsung aman dengan pengawalan ketat Brimob dan TNI serta dukungan fasilitas yang lebih memadai.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:08 WIB
1.555 Warga Binaan Lapas Jambi Dipindahkan ke Lapas Sengeti, Pengamanan Ketat Libatkan Brimob dan TNI
Pemindahan ribuan warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi. Foto: Ditjenpas for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Sebanyak 1.555 warga binaan dan tahanan dari Lapas Kelas IIA Jambi resmi dipindahkan ke kompleks pemasyarakatan baru di Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (6/6/2026).

Proses pemindahan berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan ketat aparat gabungan dari Brimob dan TNI.

Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, mengatakan pemindahan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan klasifikasi tingkat keamanan masing-masing warga binaan.

“Pemindahan dibagi dalam tiga kelompok untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan sesuai standar pengamanan yang berlaku,” ujarnya.

Kelompok warga binaan dengan tingkat keamanan tinggi menjadi prioritas pertama yang dipindahkan dan ditempatkan pada blok khusus. Selanjutnya, warga binaan dengan kategori risiko sedang dipindahkan ke blok yang telah disiapkan.

Sementara itu, narapidana kasus tindak pidana korupsi, warga binaan lanjut usia (lansia), serta mereka yang memerlukan perhatian kesehatan khusus dipindahkan pada tahap akhir guna memastikan proses berlangsung lebih optimal.

Syahroni menegaskan seluruh rangkaian pemindahan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Operasi pemindahan berlangsung aman, tertib, dan terkendali hingga seluruh warga binaan tiba di lokasi baru,” katanya.

Menurutnya, Lapas Sengeti dibangun untuk meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan di Provinsi Jambi. Fasilitas baru tersebut memiliki kapasitas dan sarana yang lebih memadai dibandingkan bangunan sebelumnya.

Selain ruang hunian yang lebih luas dan representatif, lapas baru juga dilengkapi berbagai fasilitas pembinaan yang diharapkan dapat mendukung proses rehabilitasi dan pembinaan warga binaan secara lebih efektif.

Sementara itu, bangunan Lapas Kelas IIA Jambi yang lama direncanakan akan dialihfungsikan menjadi Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Di sisi lain, Komandan Detasemen Gegana Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda Silalahi, menjelaskan pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak tahap persiapan, keberangkatan, perjalanan, hingga seluruh warga binaan tiba di kompleks Lapas Sengeti.

Personel Brimob dan TNI diterjunkan untuk mengawal setiap tahapan pemindahan, termasuk melakukan sterilisasi dan penyisiran jalur yang akan dilalui kendaraan pengangkut warga binaan.

Selain itu, petugas bersenjata juga ditempatkan di sejumlah titik strategis sebagai bagian dari sistem pengamanan berlapis guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Dengan beroperasinya Lapas Sengeti, pemerintah berharap sistem pembinaan dan pemasyarakatan di Jambi dapat berjalan lebih efektif, aman, dan humanis, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pidana. (fer)