Kasus MBG Memanas, Tersangka Sony Sonjaya Desak Nanik S Deyang Diperiksa

Kuasa Hukum Sony Sonjaya meminta Kejagung memeriksa Kepala BGN Nanik S Deyang sebagai saksi karena dinilai mengetahui persoalan yang tengah diusut dalam kasus MBG.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:40 WIB
Kasus MBG Memanas, Tersangka Sony Sonjaya Desak Nanik S Deyang Diperiksa
Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya mengenakan rompi tahanan Kejagung. Foto: Puspenkum Kejagung for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Penyidikan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki dinamika baru.

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi MBG.

Namun, Sony meminta penyidik memeriksa pihak lain yang dianggap mengetahui persoalan di balik program tersebut.

Melalui kuasa hukumnya, Elza Syarief, Sony mendorong Kejaksaan Agung memanggil Kepala BGN saat ini, Nanik S Deyang, untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

“Kami berharap penyidikan tidak hanya berfokus pada tersangka yang telah ditetapkan, tetapi juga menggali informasi dari pihak-pihak yang dinilai memiliki pengetahuan terkait tata kelola dan pelaksanaan program MBG,” katanya dalam keterangan diterima pada Sabtu (6/6/2025).

Ia menegaskan bahwa permintaan tersebut menjadi salah satu pesan yang ingin disampaikan Sony di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.

Untuk diketahui, Kejagung mengungkap dugaan penyimpangan serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka.

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga memanfaatkan pembangunan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui yayasan yang terafiliasi dengan mereka.

Ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) setelah menjalani serangkaian pemeriksaan pada Rabu, 3 Juni 2026.

Hingga kini, Kejaksaan Agung masih terus mendalami berbagai fakta dan keterangan guna mengungkap secara utuh dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program tersebut. (fer)