1,4 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, AHY Sebut Malam Ini Puncak Mudik
Sebanyak 1,4 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta saat arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah menyebut puncak mudik diprediksi kembali terjadi malam ini.

HALLONEWS.ID – Gelombang mudik Lebaran 2026 kian memuncak. Hingga Rabu (18/3/2026) malam, sebanyak 1,4 juta kendaraan tercatat telah meninggalkan Jakarta, menandai pergerakan besar-besaran pemudik menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.
Direktur Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyebut angka tersebut setara 42 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar dari ibu kota selama periode mudik tahun ini.
“Per 18 Maret sudah mencapai 42 persen atau sekitar 1,4 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta,” kata Rivan, Kamis (19/3/2026).
Lonjakan volume lalu lintas juga mencetak rekor baru. Dalam satu hari, jumlah kendaraan yang melintas bahkan menembus angka 270 ribu tertinggi sepanjang periode mudik dalam beberapa tahun terakhir, melampaui capaian tahun sebelumnya.
Tak hanya di jalan, kepadatan juga terasa di fasilitas pendukung. Kapasitas rest area di sepanjang ruas tol dilaporkan meningkat hingga 39 persen, mencerminkan tingginya kebutuhan pemudik untuk beristirahat di tengah perjalanan panjang.
Di sisi lain, rekayasa lalu lintas terus diterapkan untuk menjaga kelancaran arus. Salah satunya melalui sistem buka-tutup akses di ruas Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) yang diberlakukan secara situasional atas diskresi kepolisian.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut hari ini sebagai salah satu puncak arus mudik yang telah diprediksi sebelumnya.
“Hari ini menjadi puncak arus mudik, setelah sebelumnya terjadi pada 14-15 Maret dan 18 Maret,” kata AHY.
Meski volume kendaraan meningkat tajam, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar. Pemerintah memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat, termasuk pemantauan cuaca bersama BMKG, guna mengantisipasi potensi gangguan di perjalanan.
Pemerintah berharap seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, seiring terus dikawalnya arus kendaraan menuju Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Hingga Kamis (19/3) sore pergerakan pemudik masih terlihat tinggi. (dul)
