2 Juta Lebih Pemudik Tinggalkan Jakarta

Lebih dari 2 juta kendaraan tinggalkan Jakarta saat mudik Lebaran 2026. Polri ungkap puncak arus balik 24 dan 28–29 Maret, simak imbauan lengkapnya di sini.

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:54 WIB
2 Juta Lebih Pemudik Tinggalkan Jakarta
Polri mengatakan lebih dari 2 juta kendaraan tinggalkan Jakarta saat mudik Lebaran 2026. Hallonews

HALLONEWS.ID – Gelombang mudik Lebaran 2026 masih terus berlangsung. Data terbaru menunjukkan lebih dari dua juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta hingga Minggu (22/3/2026) pagi, atau sekitar 56,9 persen dari total pergerakan yang diprediksi.

Polri memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-10 berjalan aman dan terkendali. Dalam laporan periode Sabtu malam hingga Minggu pagi, tidak ditemukan gangguan besar yang memengaruhi stabilitas keamanan.

Meski demikian, kondisi lalu lintas masih menunjukkan dinamika. Ratusan kecelakaan tercatat terjadi dalam kurun waktu tersebut, mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, serta kerugian materiil yang cukup signifikan.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan, terutama saat menuju lokasi wisata.

Ia menekankan pentingnya kehati-hatian di destinasi wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang yang berisiko tinggi jika tidak diawasi dengan baik.

“Selain itu, pengelola tempat wisata diminta untuk tidak mengabaikan kapasitas pengunjung dan standar keselamatan demi menghindari potensi insiden,” katanya.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak menumpuk perjalanan arus balik dalam satu waktu. Salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) agar kepadatan kendaraan dapat tersebar.

Pemerintah turut memberikan insentif berupa diskon tarif tol pada 26–27 Maret 2026 guna membantu kelancaran arus kendaraan.

Berdasarkan analisis, lonjakan arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Masyarakat diharapkan dapat mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu alternatif untuk menghindari kemacetan.

Polri juga mengingatkan agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama perjalanan, sehingga momen Lebaran dapat dinikmati dengan aman bersama keluarga. (min)