28 Akses Gerbang Tol di Jakarta Berlakukan Ganjil Genap Pekan Ini, Cek Daftar Lokasinya
Sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta menerapkan sistem ganjil genap pada hari kerja. Simak daftar lengkap lokasi, jadwal, dan sanksi pelanggarannya.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan ganjil genap di 28 akses gerbang tol selama pekan ini sebagai upaya mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas di Ibu Kota.
Aturan tersebut berlaku setiap Senin hingga Jumat, kecuali hari libur nasional, pada dua periode waktu, yaitu pukul 06.00–10.00 WIB dan 16.00–21.00 WIB.
Pengendara mobil pribadi diimbau memastikan angka terakhir pelat nomor kendaraannya sesuai dengan tanggal kalender sebelum memasuki kawasan yang menerapkan sistem ganjil genap.
Berikut lokasi akses gerbang tol yang menerapkan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor pelat:
– Jalan Anggrek Neli Murni (akses masuk Tol Jakarta–Tangerang).
– Off Ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang menuju Jalan Brigjen Katamso.
– Jalan Brigjen Katamso menuju Gerbang Tol Slipi 2.
– Off Ramp Tol Tomang/Grogol menuju Jalan Kemanggisan Utama.
– Simpang Jalan Palmerah Utara–Jalan KS Tubun menuju Gerbang Tol Slipi 1.
– Jalan Pejompongan Raya menuju Gerbang Tol Pejompongan.
– Off Ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang menuju Jalan Tentara Pelajar.
– Off Ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran menuju Jalan Gerbang Pemuda.
– Off Ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng menuju Simpang Kuningan.
– Jalan Taman Patra menuju Gerbang Tol Kuningan 2.
– Off Ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu menuju Simpang Pancoran.
– Simpang Pancoran menuju Gerbang Tol Tebet.
– Jalan Tebet Barat Dalam Raya menuju Gerbang Tol Tebet 2.
– Off Ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu menuju Jalan Pancoran Timur II.
– Off Ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu menuju Simpang Jalan Otto Iskandardinata–Jalan Dewi Sartika.
– Simpang Jalan Dewi Sartika–Jalan Otto Iskandardinata menuju Gerbang Tol Cawang.
– Off Ramp Tol Halim/Kalimalang menuju Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang.
– Jalan Cipinang Cempedak IV menuju Gerbang Tol Kebon Nanas.
– Jalan Bekasi Timur Raya menuju Gerbang Tol Pedati.
– Off Ramp Tol Pisangan/Jatinegara menuju Jalan Bekasi Barat.
– Off Ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran menuju Jalan Bekasi Timur Raya.
– Jalan Bekasi Barat menuju Gerbang Tol Jatinegara.
– Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya–Jalan Utan Kayu Raya menuju Gerbang Tol Rawamangun.
– Off Ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung menuju Simpang Jalan Utan Kayu Raya–Jalan Rawamangun Muka Raya.
– Off Ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung menuju Simpang Jalan H. Ten Raya–Jalan Rawasari Selatan.
– Simpang Jalan Rawasari Selatan–Jalan H. Ten Raya menuju Gerbang Tol Pulomas.
– Off Ramp Tol Cempaka Putih /Senen/ Pulogadung menuju Simpang Jalan Letjen Suprapto–Jalan Perintis Kemerdekaan.
– Simpang Jalan Pulomas menuju Gerbang Tol Cempaka Putih.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menggunakan jalur alternatif apabila nomor pelat kendaraan tidak sesuai dengan ketentuan ganjil genap.
Pengendara yang melanggar aturan tersebut dapat dikenakan sanksi tilang sesuai Pasal 287 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman denda maksimal Rp500.000.
Melalui penerapan kebijakan ganjil genap di sejumlah akses gerbang tol ini, pemerintah berharap arus lalu lintas di Jakarta menjadi lebih tertib, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(std)
