310 Warga Riau Kembali Bisa Melihat! Aksi Kemanusiaan Polda Riau dan Mitra Bikin Haru

Sebanyak 310 warga Riau menjalani operasi katarak gratis dalam bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80. Program kolaborasi Polda Riau dan sejumlah mitra ini menghadirkan harapan baru bagi penderita gangguan penglihatan.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 9:33 WIB
310 Warga Riau Kembali Bisa Melihat! Aksi Kemanusiaan Polda Riau dan Mitra Bikin Haru
Warga dari berbagai daerah di Provinsi Riau mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih jelas melalui program operasi katarak gratis yang digelar Polda Riau bersama Rumah Sakit Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation. Humas Polri for Hallonews

HALLONEWS.ID – Sebanyak 310 warga dari berbagai daerah di Provinsi Riau mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih jelas melalui program operasi katarak gratis yang digelar Polda Riau bersama Rumah Sakit Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Program ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan operasi katarak gratis tersebut merupakan wujud solidaritas kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, pengabdian yang paling bernilai adalah ketika mampu menghadirkan perubahan positif bagi kehidupan orang lain.

“Hari ini kita tidak sekadar melaksanakan tindakan medis, tetapi juga mengembalikan harapan bagi masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan penglihatan. Inilah makna sesungguhnya dari solidaritas kemanusiaan,” ujar Herry, Jumat (5/6/2026).

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi sang ayah yang mengalami gangguan penglihatan ketika beribadah di Tanah Suci. Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya kesehatan mata bagi kualitas hidup seseorang.

Menurut Herry, kemampuan melihat bukan hanya soal fungsi fisik, tetapi juga berkaitan dengan kemandirian dan kebahagiaan seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Ketika seseorang kembali dapat melihat dengan jelas, ia bisa beraktivitas lebih mandiri, berkumpul dengan keluarga, dan menikmati kehidupannya dengan lebih baik,” katanya.

Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto, menyebut program tersebut sebagai bagian dari komitmen yayasan dalam membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.

Ia menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan masih banyak warga yang membutuhkan bantuan serupa. Karena itu, pihaknya akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar program sosial berdampak langsung kepada masyarakat.

“Bagi kami, kebahagiaan terbesar adalah ketika para peserta dapat kembali melihat wajah keluarga mereka dan menjalani hidup dengan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin, mengatakan katarak sebenarnya dapat ditangani melalui tindakan medis. Namun, keterbatasan akses dan biaya masih menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.

Melalui kerja sama lintas sektor ini, pihaknya berharap semakin banyak warga yang dapat memperoleh layanan kesehatan mata secara optimal.

Arfan juga mengapresiasi konsep Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau karena dinilai memiliki makna luas, yakni menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Seluruh peserta operasi mendapatkan penanganan menggunakan teknologi phacoemulsification modern yang menjadi standar operasi katarak di Rumah Sakit Awal Bros.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jajaran Perdami Riau-Kepri, pimpinan Rumah Sakit Awal Bros Group, dokter spesialis mata, pejabat utama Polda Riau, relawan sosial, serta ratusan peserta operasi katarak gratis. (min)