Pramono Anung Ancam Tutup Lapangan Padel Nakal di Jakarta, Izin Bisa Dicabut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan panggil seluruh pemilik dan pemberi izin lapangan padel yang dikeluhkan warga karena kebisingan. Pemprov DKI tak segan mencabut izin jika terbukti melanggar aturan.

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:07 WIB
Pramono Anung Ancam Tutup Lapangan Padel Nakal di Jakarta, Izin Bisa Dicabut
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Hallonews

HALLONEWS.ID – Pramono Anung mengambil sikap tegas terkait menjamurnya lapangan padel di Jakarta yang dikeluhkan warga. Ia menyatakan siap mencabut izin operasional terbukti mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan akan memanggil seluruh pihak terkait, termasuk pengelola dan instansi pemberi izin, untuk mengevaluasi proses perizinan serta operasional lapangan padel di Ibu Kota.

“Saya akan mengundang seluruh stakeholder yang berkaitan dengan izin padel ini. Semua harus dipresentasikan secara terbuka,” ujar Pramono di Balai Kota, Kamis (19/2/2026).

Langkah ini diambil menyusul keluhan warga di sejumlah wilayah yang merasa terganggu oleh aktivitas lapangan padel hingga larut malam. Kebisingan dari permainan dan aktivitas pengunjung dinilai meresahkan, terutama di kawasan permukiman.

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran, termasuk berdirinya lapangan padel yang tidak sesuai dengan izin tata ruang maupun jam operasional.
“Kalau terbukti melanggar dan mengganggu masyarakat, izinnya bisa dicabut,” tegasnya.

Menurutnya, pengembangan fasilitas olahraga memang didukung, namun harus tetap mematuhi regulasi dan memperhatikan kenyamanan warga sekitar. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar tidak terjadi konflik antara pelaku usaha dan masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi kreatif dan ketertiban lingkungan di wilayah perkotaan yang padat seperti Jakarta. (fer)