Diduga Bensin Campur Air, Puluhan Kendaraan di Bekasi Mogok Massal usai Isi BBM
Puluhan motor dan mobil mogok usai mengisi BBM di SPBU Bulak Kapal, Bekasi. Diduga Pertalite tercampur air, pengelola buka posko dan tutup operasional sementara.

HALLONEWS.ID – Sejumlah kendaraan roda dua dan empat mendadak mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina Jalan Ir. H. Juanda (Bulak Kapal), Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa itu viral diduga bahan bakar yang dibeli tercampur air.
Video yang diunggah akun Threads @pujiestia___ memperlihatkan seorang pria menguras tangki sepeda motor. Dari tangki tersebut terlihat cairan yang diduga bercampur air. Pengunggah menyebut motornya mogok tak lama setelah keluar dari area SPBU.
“Beli bensin isi air di Pertamina Bulak Kapal Bekasi. Keluar dari pom motor mogok. Kirain rusak, ternyata banyak motor mogok di sekitar pom,” tulis akun tersebut dikutip Hallonews, Minggu (1/3/2026).
Pengawas SPBU, Ragil Pambudi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan kejadian mulai ramai pada Sabtu (28/2) sekitar pukul 17.30 WIB, saat sejumlah kendaraan yang baru saja mengisi BBM mengalami gangguan mesin.
“Beberapa motor yang baru selesai mengisi bensin mengalami mogok saat keluar dari area SPBU,” kata Ragil.
Menurut dia, hingga kini tercatat sedikitnya 18 sepeda motor dan empat mobil kembali ke SPBU setelah diduga mengisi Pertalite yang tercampur air. Pihak SPBU pun membuka posko pengaduan untuk menangani keluhan konsumen.
Sebagai langkah awal, petugas melakukan pengurasan tangki kendaraan di lokasi. Setelah dipastikan bersih dari air, kendaraan diisi kembali dengan BBM jenis Pertamax sesuai jumlah pembelian sebelumnya.
“Jika kendaraan masih mengalami kendala, kami arahkan ke bengkel rekanan. Biaya perbaikan kami tanggung penuh, termasuk mengganti bensin yang terbuang,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak SPBU belum dapat memastikan penyebab tercampurnya air di dalam tangki pendam bahan bakar. Penjelasan teknis, kata Ragil, akan disampaikan oleh pihak Pertamina.
Saat ini, operasional SPBU dihentikan sementara hingga proses pengecekan dan normalisasi tangki pendam selesai dilakukan. Pengelola menyatakan SPBU baru akan kembali beroperasi setelah dinyatakan aman. (dul)
