306 Rumah Tak Layak Huni di Bekasi Diperbaiki, Bantuan Rp40 Juta per Kepala Keluarga
Sebanyak 306 rumah tak layak huni di Kabupaten Bekasi akan diperbaiki pada 2026. Setiap unit mendapat bantuan Rp40 juta melalui program Rutilahu.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasikan anggaran untuk membedah 306 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2026. Setiap unit rumah warga berpenghasilan rendah akan menerima bantuan sebesar Rp40 juta.
Program ini menjadi bagian dari proyek strategis sektor permukiman yang difokuskan pada peningkatan kualitas hunian dan penguatan infrastruktur dasar lingkungan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, menyatakan bantuan tersebut ditujukan untuk menciptakan hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.
“Untuk program Rutilahu, rencana pembangunan sebanyak 306 unit. Setiap penerima manfaat direncanakan mendapat bantuan Rp40 juta per unit,” ujar Nurchaidir, Rabu (4/2/2026).
Program perbaikan rumah tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Cibitung sebanyak 16 unit, Cikarang Pusat 51 unit, Cikarang Utara 42 unit, Karang Bahagia 51 unit, Pebayuran 52 unit, Sukakarya 25 unit, Tambun Selatan 16 unit, Tambun Utara 16 unit, Cibarusah 25 unit, dan Cikarang Barat 12 unit. Total keseluruhan mencapai 306 unit rumah.
Program ini tidak hanya menyasar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga diharapkan mampu menekan angka kemiskinan berbasis kondisi tempat tinggal.
Drainase, Sanitasi hingga PJU Disiapkan
Selain Rutilahu, Pemkab Bekasi juga menyiapkan 72 kegiatan pembangunan drainase lingkungan untuk mengurangi risiko genangan dan banjir; 176 kegiatan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S); dan 136 pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lampu taman.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat sanitasi, kesehatan lingkungan, serta keamanan kawasan permukiman.
Nurchaidir berharap seluruh program berjalan tepat waktu tanpa kendala administrasi maupun teknis.
“Kami berharap seluruh kegiatan bisa terealisasi sesuai jadwal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya. (dul)
