Terungkap! Lansia Tewas Dibunuh di Bekasi Ternyata Aktivis Buruh Vokal 25 Tahun

Ermanto Usman, aktivis buruh 25 tahun, tewas dirampok di rumahnya di Bekasi. Polisi masih menyelidiki motif dan kemungkinan keterkaitan ancaman lama.

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:30 WIB
Terungkap! Lansia Tewas Dibunuh di Bekasi Ternyata Aktivis Buruh Vokal 25 Tahun
Korban Ermanto Usman (65). Foto: Facebook Ermanto Usman

HALLONEWS.ID – Di balik jasad lansia yang ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Senin (2/3) dini hari, tersimpan rekam jejak panjang seorang aktivis buruh yang dikenal vokal dan kritis.

Ermanto Usman (65) bukan nama asing di lingkungan pelabuhan. Selama lebih dari 25 tahun, ia aktif memperjuangkan hak pekerja di kawasan PT Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta Utara.

Sebelum pensiun, ia menjabat sebagai Manager HRD sekaligus pernah menjadi ketua serikat pekerja. “Almarhum ini pegiat anti-korupsi. Sudah puluhan tahun dia kritis,” kata kakaknya, Dalsaf Usman kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Menurut Dalsaf, intimidasi bukan hal baru bagi sang adik. Ia kerap menerima ancaman ketika mengadvokasi isu-isu ketenagakerjaan.

“Kalau ancaman itu sudah biasa buat dia. Tapi beberapa bulan terakhir dia memang tidak banyak cerita,” ujarnya.

Sebagai ketua serikat, Ermanto dikenal keras mengkritik kebijakan perusahaan. Ia bahkan disebut dua kali diberhentikan dari pekerjaannya karena sikapnya yang dianggap terlalu vokal. Namun pemecatan itu dibatalkan.

“Dia idealis. Dua kali dipecat, tapi dibatalkan lagi,” ungkapnya.

Tragedi itu terkuak dalam suasana menjelang sahur Ramadan. Anak korban yang tidur di lantai atas terbangun karena alarm pukul 04.15 WIB berbunyi. Ia heran karena ibunya tak membangunkan seperti biasanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan anak korban kemudian mendatangi kamar orang tuanya yang terkunci dari dalam. Dari balik pintu, terdengar suara rintihan.

Korban panik dan meminta pertolongan warga. Keluarga kemudian datang dan membuka paksa kaca kamar. Di dalam kamar itulah Ermanto ditemukan sudah tak bernyawa. Sementara istrinya, berinisial P (60), dalam kondisi kritis dan kini menjalani operasi di RS Primaya Bekasi.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Dugaan awal mengarah pada perampokan, namun latar belakang korban sebagai aktivis buruh yang kerap menerima intimidasi ikut menjadi sorotan. Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

Polisi memastikan akan mengungkap pelaku dan jaringan di balik aksi brutal yang merenggut nyawa seorang pejuang buruh itu. “Kasus ini masih lidik, dugaan mengarah ke perampokan atau pembunuhan,” tegasnya. (dul)