3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabodetabek saat Mudik Lebaran 2026
Sebanyak 3,5 juta kendaraan diperkirakan keluar dari Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Sekitar 50% pemudik diprediksi melintas ke arah Timur melalui Tol Trans Jawa.

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali dipadati kendaraan dari wilayah Jabodetabek menuju berbagai daerah.
PT Jasa Marga memprediksi sebagian besar pemudik akan bergerak menuju jalur Timur melalui jaringan tol utama di Pulau Jawa.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, mengungkapkan dari total sekitar 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan meninggalkan wilayah Jabodetabek, sekitar 50 persen akan bergerak menuju jalur Timur.
“Sebaran kendaraan mudik tahun ini menunjukkan sekitar 28 persen menuju Merak, 50 persen ke arah Timur hingga Cipularang, dan sekitar 20 persen menuju wilayah Bogor,” ujar Rivan dalam konferensi pers, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, jalur Timur menjadi perhatian utama pengelola jalan tol selama periode arus mudik. Hal ini karena sebagian besar kendaraan yang menuju arah tersebut akan melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di Pulau Jawa.
Dari total kendaraan yang bergerak ke arah Timur, sekitar 57 persen diperkirakan melanjutkan perjalanan ke jaringan Tol Trans Jawa, sementara sekitar 42 persen menuju ruas Tol Cipularang.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah titik pertemuan arus kendaraan, terutama di awal ruas tol yang menjadi akses keluar Jakarta.
Rivan menjelaskan kepadatan biasanya terjadi di beberapa kilometer awal jalan tol karena tingginya volume kendaraan yang keluar dari wilayah ibu kota secara bersamaan.
Oleh karena itu, pengelola jalan tol bersama pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario pengaturan lalu lintas guna mengurai potensi kemacetan selama periode mudik.
Berdasarkan analisis data historis lalu lintas yang dihimpun bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
Sementara itu, puncak arus balik Lebaran diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 atau sekitar H+3 Idul Fitri.
Dengan tingginya jumlah kendaraan yang diperkirakan keluar dari Jabodetabek, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan mudik dengan baik, termasuk memilih waktu keberangkatan yang tepat untuk menghindari kepadatan lalu lintas. (min)
