Mudik ke Jakarta Jadi Inovasi Baru, DPRD Dorong Libatkan UMKM dan Wisata Lokal

Program “Mudik ke Jakarta” yang diluncurkan Pemprov DKI Jakarta dinilai dapat menjadi strategi baru untuk menggairahkan sektor pariwisata dan perdagangan selama libur Idulfitri.

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:30 WIB
Mudik ke Jakarta Jadi Inovasi Baru, DPRD Dorong Libatkan UMKM dan Wisata Lokal
Gedung DPRD, Jakarta Pusat. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

HALLONEWS.ID– Program Mudik ke Jakarta yang diluncurkan Pramono Anung dinilai berpotensi menghidupkan kembali sektor wisata dan perdagangan di ibu kota selama periode Lebaran.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menilai konsep tersebut sebagai pendekatan baru yang membalik pola tradisi mudik.

“Jika selama ini warga meninggalkan Jakarta saat Lebaran, program ini justru mendorong para perantau untuk kembali berlibur ke kota Jakarta,” katanya kepada wartawan Rabu (11/3/2026).

Menurut Rio, strategi tersebut dapat menarik keluarga perantau yang memiliki kedekatan emosional dengan Jakarta untuk datang kembali dan berwisata ke pusat perbelanjaan, hotel, hingga destinasi baru di ibu kota.

Namun, ia mengingatkan keberhasilan program sangat bergantung pada promosi yang kuat serta paket wisata yang menarik agar tidak sekadar menjadi slogan.

“Komisi B DPRD DKI juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta serta pelaku usaha untuk menyusun target ekonomi yang jelas dari program tersebut,” ujarnya.

Rio menilai indikator seperti peningkatan okupansi hotel, transaksi pusat perbelanjaan, hingga jumlah wisatawan perlu ditetapkan agar dampak ekonominya dapat diukur secara nyata.

“Selain itu, rencana diskon hingga 80 persen di sejumlah mal selama Ramadan dinilai menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar program ini melibatkan pelaku wisata lokal, kawasan heritage, kampung tematik, serta sentra UMKM sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar.

“Kesiapan kota juga harus diperhatikan, mulai dari kebersihan, keamanan, hingga kelancaran transportasi agar wisatawan tetap nyaman selama masa libur Lebaran,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli, menyatakan dukungannya terhadap program Mudik Gratis yang juga digelar pemerintah daerah.

Ia menilai program tersebut membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk pulang kampung saat Lebaran.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program diawasi ketat untuk mencegah penyalahgunaan tiket dan memastikan kuota tepat sasaran.

“Program Mudik ke Jakarta sendiri diluncurkan Pemprov DKI dengan tagline Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang,” pungkas Taufik.

Sebagai informasi, selama Ramadan, hingga menjelang Lebaran, berbagai agenda disiapkan, mulai dari festival budaya, diskon besar di pusat perbelanjaan, hingga hiburan publik seperti Hijab Fashion Show di kawasan Tanah Abang dan Festival Bedug yang diikuti pawai obor.

Pemerintah juga merencanakan penerapan Car Free Night di sejumlah titik untuk memberikan ruang bagi masyarakat menikmati kegiatan malam selama Ramadan, dengan dukungan layanan transportasi publik seperti TransJakarta. (fer)