812 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Arus mudik Lebaran 2026 mulai meningkat. Sebanyak 812 ribu kendaraan tercatat keluar dari Jabodetabek dalam lima hari terakhir dengan tujuan utama Trans Jawa.

Selasa, 17 Maret 2026 - 9:30 WIB
812 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
Kendaraan pemudik melintas di jalan tol keluar dari kawasan Jabodetabek pada arus mudik Lebaran 2026. Foto: Jasa Marga for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 dari kawasan Jabodetabek mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam kurun lima hari terakhir, tercatat 812.342 kendaraan meninggalkan wilayah ibu kota menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan jumlah tersebut meningkat sekitar 9,6 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di kisaran 740 ribu kendaraan.

“Data tersebut dihimpun dari arus lalu lintas periode 11–15 Maret 2026 melalui empat gerbang tol utama yang menjadi jalur keluar kendaraan dari Jabodetabek,” ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Penghitungan volume kendaraan tersebut dilakukan berdasarkan pemantauan di empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama, Gerbang Tol Kalihurip Utama, Gerbang Tol Cikupa, dan Gerbang Tol Ciawi.

Dominasi Arus ke Arah Timur

Berdasarkan data Jasa Marga, sebagian besar pemudik memilih jalur menuju arah timur, yakni menuju kawasan Trans Jawa dan Bandung.

Jumlah kendaraan yang bergerak ke arah tersebut tercatat mencapai 385.245 unit atau sekitar 47,4 persen dari total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek.

Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju arah barat melalui jalur Merak tercatat sebanyak 254.896 unit atau sekitar 31,4 persen.

Adapun kendaraan yang menuju arah selatan ke kawasan Puncak melalui Tol Jagorawi tercatat 172.201 unit atau sekitar 21,2 persen.

Lonjakan Tajam di Jalur Trans Jawa

Peningkatan paling tinggi terjadi pada jalur menuju Trans Jawa. Kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta–Cikampek tercatat mencapai 228.239 unit, atau meningkat 56,4 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Sementara itu, kendaraan yang menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama di ruas Tol Cipularang tercatat 157.006 unit, sedikit lebih rendah sekitar 5,3 persen dibandingkan kondisi normal.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan menuju arah timur melalui dua gerbang tol tersebut meningkat 23,5 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Arus ke Merak dan Puncak

Untuk jalur barat menuju Merak, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikupa pada ruas Tol Tangerang–Merak tercatat 254.896 unit, atau meningkat 4,8 persen dari kondisi normal.

Sementara itu, kendaraan yang menuju arah selatan melalui Gerbang Tol Ciawi di ruas Tol Jagorawi tercatat 172.201 unit, atau sedikit menurun sekitar 7,3 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Peningkatan arus kendaraan diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga mendekati puncak arus mudik Lebaran, seiring semakin banyak masyarakat yang mulai melakukan perjalanan ke kampung halaman. (dul)