Besok One Way Nasional Dimulai! Kakorlantas Ingatkan Pemudik Jangan Serentak Balik ke Jakarta

One way nasional arus balik Lebaran 2026 dimulai 24 Maret pukul 14.00 WIB. Kakorlantas imbau pemudik jangan pulang bersamaan ke Jakarta.

Senin, 23 Maret 2026 - 16:15 WIB
Besok One Way Nasional Dimulai! Kakorlantas Ingatkan Pemudik Jangan Serentak Balik ke Jakarta
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan skema rekayasa lalu lintas menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026. Salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah sistem satu arah (one way) nasional menuju Jakarta.

Kebijakan tersebut dijadwalkan mulai diberlakukan pada Selasa, 24 Maret 2026, pukul 14.00 WIB. Pelaksanaan flag off rencananya akan dipimpin langsung oleh Kapolri bersama sejumlah pejabat terkait.

Menurut Agus, peningkatan volume kendaraan yang kembali ke Jakarta diprediksi cukup tinggi. Hal ini berkaca pada lonjakan arus mudik sebelumnya yang mencapai ratusan ribu kendaraan dalam satu hari.

“Arus balik diperkirakan tinggi, karena sebelumnya jumlah kendaraan keluar Jakarta mencapai sekitar 270 ribu unit dalam satu hari,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Saat ini, tercatat baru sekitar 43 persen kendaraan yang telah kembali ke Jakarta. Artinya, potensi kepadatan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan one way secara bertahap maupun nasional.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar para pemudik dapat merencanakan waktu perjalanan dengan lebih baik.

Agus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan balik secara bersamaan, terutama pada hari pertama penerapan one way. Hal ini penting untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur utama menuju Jakarta.

“Jangan semua kembali di tanggal 24. Jika terpusat di satu waktu, akan terjadi kepadatan di sejumlah titik,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kebijakan one way nasional berpotensi diperpanjang hingga 25 atau bahkan 26 Maret 2026, tergantung kondisi arus lalu lintas di lapangan.

Jika volume kendaraan masih tinggi, maka rekayasa lalu lintas akan terus dilanjutkan. Sebaliknya, jika arus sudah kembali normal, kebijakan tersebut akan dihentikan secara bertahap.

Dengan berbagai langkah ini, Polri berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali tanpa menimbulkan kemacetan parah di jalur tol utama. (min)