Menteri PU Tinjau Arus Balik di GT Kalikangkung, Rest Area Trans Jawa Dievaluasi
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau GT Kalikangkung saat puncak arus balik gelombang kedua Lebaran 2026. Rest area dan kondisi jalan tol Trans Jawa ikut dievaluasi.

HALLONEWS.ID – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono meninjau langsung kondisi arus balik Lebaran 2026 di Gerbang Tol Kalikangkung, ruas Tol Batang-Semarang, Sabtu (28/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol dan layanan operasional selama puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah di tengah lonjakan kendaraan pemudik menuju Jabodetabek.
Dody menegaskan kualitas jalan tol terus menjadi fokus pemantauan, terutama di tengah tingginya curah hujan yang berpotensi memicu kerusakan jalan.
Ia meminta setiap titik kerusakan, terutama lubang akibat beban lalu lintas tinggi dan cuaca ekstrem, segera diperbaiki maksimal dalam waktu 1×24 jam. “Kalau ada lubang, 1×24 jam langsung ditutup. Jangan sampai arus balik terganggu,” kata Dody di GT Kalikangkung.
Selain kondisi jalan, Kementerian PU juga akan mengevaluasi tata letak rest area di sepanjang Tol Trans Jawa usai arus mudik dan balik selesai.
Menurut Dody, evaluasi difokuskan pada titik-titik yang sempat memicu antrean kendaraan, termasuk rest area di KM 52 dan KM 62 yang sempat ditutup saat arus mudik.
Ia menilai penumpukan kendaraan di lokasi tersebut dipicu akses masuk yang terlalu sempit. “Khusus untuk kedua rest area itu akan ditata ulang,” ujarnya.
Salah satu fokus evaluasi adalah rest area yang tidak memiliki SPBU namun tetap menampung volume kendaraan tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan di bahu jalan yang membahayakan keselamatan.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan kondisi lalu lintas di jalur Trans Jawa, khususnya arah Jakarta, masih terpantau ramai namun tetap lancar.
Ia menyebut lonjakan arus pada 28 hingga 29 Maret diprediksi menjadi puncak gelombang kedua arus balik, setelah gelombang pertama pada 24 Maret berhasil diantisipasi.
“Kami memastikan seluruh ruas Jasa Marga Group siap melayani masyarakat, terutama pengguna jalan yang kembali menuju Jakarta,” kata Rivan.
Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga bersama kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way dan contraflow berdasarkan pemantauan real time dari Jasamarga Tollroad Command Center dan petugas lapangan.
Data hingga Jumat (27/3) menunjukkan sekitar 2,5 juta kendaraan telah kembali menuju Jakarta, atau sekitar 75 persendari total proyeksi arus balik sebesar 3,39 juta kendaraan.
Artinya, sekitar 25 persen kendaraan masih diperkirakan bergerak pada Sabtu hingga Minggu sebagai fase puncak gelombang kedua.
Jasa Marga juga memastikan tidak ada pekerjaan konstruksi besar selama masa arus balik agar perjalanan pemudik tetap lancar dan aman.
Pengguna jalan diimbau memastikan kondisi kendaraan, kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, serta stamina pengemudi sebelum memasuki ruas tol. (dul)
