Heboh! Lansia Disiram Air Keras saat Subuh di Bekasi, Pelaku Terekam CCTV
Seorang lansia di Bekasi menjadi korban penyiraman air keras saat hendak salat subuh. Aksi pelaku yang diduga sudah mengintai terekam CCTV dan membuat warga resah.

HALLONEWS.ID – Aksi penyiraman air keras kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Kali ini seorang lansia bernama Tri Wibowo (60) menjadi korban saat hendak menunaikan salat subuh di kawasan Perumahan Bumi Sani, Tambun Selatan, pada Senin (31/3/2026) pagi.
Peristiwa terjadi saat lingkungan masih sepi, sesaat setelah azan subuh berkumandang. Warga menduga pelaku sudah mengincar korban sejak keluar dari rumah.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang dikumpulkan warga menunjukkan gerak-gerik mencurigakan dua pelaku yang berboncengan sepeda motor. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat berputar-putar di sekitar lokasi sebelum akhirnya melakukan penyiraman.
Warga setempat, Jefi Samhadi, mengatakan dari rekaman CCTV terlihat pelaku sudah mengikuti korban sejak awal dan tampak seperti menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan aksi.
Pelaku menggunakan helm dan perlengkapan berkendara lengkap untuk menyamarkan identitas mereka.
Korban Sedang dalam Masa Pemulihan Stroke
Saat kejadian, korban diketahui sedang berjalan perlahan karena masih dalam masa pemulihan setelah mengalami stroke. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan serangan.
Akibat penyiraman air keras tersebut, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah hingga tubuh dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Warga mengenal korban sebagai sosok yang pendiam dan tidak memiliki konflik dengan siapa pun, sehingga motif penyerangan masih menjadi misteri.
Warga Resah karena Aksi Serupa Pernah Terjadi
Insiden ini membuat warga sekitar merasa khawatir karena aksi penyiraman air keras disebut bukan pertama kali terjadi di lingkungan tersebut.
Sebelumnya pelaku diduga menyasar kendaraan milik warga dengan menyiram cairan keras, namun kali ini aksi meningkat hingga melukai manusia.
Warga berharap pelaku segera ditangkap karena kejadian tersebut telah menimbulkan keresahan di lingkungan perumahan.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini tengah ditangani oleh Polres Metro Bekasi. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi serta bukti rekaman CCTV.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuriyanti membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penyerangan tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang. (dul)
