Pengunjung Kabur Usai Makan di Puncak, Restoran Rugi Rp700 Ribu Lebih, Pelaku Terekam CCTV

Seorang pengunjung kabur usai makan di restoran kawasan Puncak, Cianjur. Aksi terekam CCTV, restoran alami kerugian Rp700 ribu.

Rabu, 15 April 2026 - 12:18 WIB
Pengunjung Kabur Usai Makan di Puncak, Restoran Rugi Rp700 Ribu Lebih, Pelaku Terekam CCTV
Hallonews/potongan vidio foto : pengunjung rumah makan di puncak pass berlaku tanpa membayar tagihan makanan.

HALLONEWS – Aksi tidak bertanggung jawab dilakukan seorang pengunjung restoran di kawasan Puncak, Jawa Barat, yang kabur tanpa membayar tagihan usai makan siang.

Peristiwa tersebut terjadi di Puncak Pass Resort pada Minggu (12/4/2026), dan menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.

“Sebuah kejadian tak bertanggung jawab dan memalukan terjadi di Puncak Pass Resort, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (12/04/2026). Seorang pengunjung dilaporkan meninggalkan lokasi tanpa membayar tagihan makanan yang telah dipesannya saat makan siang,” tulis akun Instagram @cianjurpeople, dalam unggahannya, Rabu, 15 April 2026.

Berdasarkan keterangan staf Food & Beverage (F&B) service, Asep Sopyani, pengunjung tersebut awalnya menikmati hidangan seperti biasa.

Setelah selesai makan, pelaku sempat meminta kasir untuk melakukan close bill, yang umumnya menandakan bahwa pembayaran akan segera dilakukan.

Namun, pelaku kemudian beralasan hendak pergi ke toilet sebelum melakukan pembayaran.

“Pengunjung meminta close bill dan izin ke toilet, katanya akan langsung bayar di kasir,” ujar Asep dikutip wartawan media ini Rabu (15/4/2026).

Pihak restoran mulai curiga setelah pelaku tidak kunjung kembali. Saat dilakukan pengecekan ke area toilet dan musala, pengunjung tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Setelah dipastikan melalui sistem kasir, diketahui bahwa tagihan belum dibayarkan.
Pihak restoran kemudian memeriksa rekaman CCTV dan mendapati pelaku telah meninggalkan lokasi.

Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku terdiri dari dua perempuan dan dua anak. Salah satu perempuan diduga merupakan asisten rumah tangga (ART), yang terlihat mengurus kedua anak tersebut.

Sementara satu perempuan lainnya berjalan di depan sambil membawa tas.
Mereka terlihat meninggalkan restoran dengan santai menuju kendaraan jenis Toyota Innova Zenix warna hitam, sebelum akhirnya pergi dari lokasi.

Namun, setelah dilakukan pengecekan, nomor polisi kendaraan yang digunakan diduga tidak sesuai dengan jenis mobil tersebut.

Akibat kejadian ini, pihak restoran mengalami kerugian sebesar Rp701.900.
Pengelola telah melakukan upaya penelusuran dengan memeriksa rekaman CCTV dan mengumpulkan informasi terkait identitas pelaku.

Hingga saat ini, belum ada itikad baik dari pelaku untuk menyelesaikan pembayaran.
Pihak restoran berharap, pelaku segera menunjukkan tanggung jawab dengan melunasi tagihan yang belum dibayarkan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pengawasan serta sistem pembayaran guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Di gambar CCTV, ART dan dua anak nampak mengikuti dari perempuan berkaca mata hitam itu. Mereka berlalu menuju mobil Toyota Innova Zenix dan berjalan dengan santainya,” ujarnya.

“Usai berada di dalam kendaraan, mobil yang mereka tumpangi lalu melaju ke luar restoran secara perlahan,” tambahnya. (opy)