Video Warga Bawa Jenazah Lewat Sawah di Bekasi Viral, Ini Fakta Sebenarnya
Video warga memanggul jenazah lewat sawah di Bekasi viral. Ternyata lokasi tersebut makam keluarga tanpa akses jalan memadai.

HALLONEWS.ID – Video yang memperlihatkan puluhan warga memanggul jenazah melintasi pematang sawah di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial. Kekinian, peristiwa itu terjadi pada Senin (20/4/2026) itu memantik perhatian publik.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa lokasi pemakaman dalam video tersebut bukanlah Tempat Pemakaman Umum (TPU), melainkan makam keluarga yang berada di tengah area persawahan dan tidak memiliki akses jalan memadai.
Untuk mencapai lokasi tersebut, warga hanya dapat melintasi jalan setapak di pematang sawah. Jalur itu telah digunakan selama puluhan tahun sebagai satu-satunya akses menuju area pemakaman.
Suwandi (50), ahli waris makam keluarga, mengatakan bahwa lokasi tersebut sudah digunakan sejak ia masih kecil. Terdapat sekitar 50 makam di lahan tersebut yang diperuntukkan khusus bagi keluarga sekitar.
“Memang ini makam keluarga. Sudah lama ada, tapi sekarang sudah penuh. Kemarin itu kondisi darurat, jadi terpaksa lewat jalur itu,” kata Suwandi saat ditemui, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, biasanya warga menggunakan jalur yang lebih dekat, yakni dari sisi depan sawah dengan jarak hanya dua petak. Namun, dalam peristiwa yang terekam video, warga terpaksa menggunakan jalur lain yang lebih jauh.
Kendala utama, kata dia, adalah status kepemilikan lahan di sekitar lokasi makam. Sawah yang menjadi akses terdekat diketahui merupakan milik pihak perusahaan, sehingga warga tidak bisa membuka jalan secara mandiri.
“Tanahnya bukan milik warga, tapi milik perusahaan. Kalau mau bikin jalan, harus ada izin,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Ciledug Iing Solihin membenarkan bahwa lokasi tersebut merupakan makam keluarga seluas sekitar 600 meter persegi. Selama bertahun-tahun, pemerintah desa telah berupaya mencarikan solusi akses jalan, namun belum membuahkan hasil.
“Sudah sering dibahas bersama RT, RW, dan pihak terkait, tapi terkendala karena lahan di sekitar makam milik perusahaan dan sebagian milik warga,” jelas Iing.
Ia menambahkan, Desa Ciledug sebenarnya telah memiliki TPU dengan akses yang memadai. Jalan menuju TPU tersebut bahkan sudah dicor agar dapat dilalui kendaraan, termasuk ambulans.
“TPU umum ada dan kondisinya baik. Jalan sudah rapi dan bisa dilalui mobil,” tegasnya. (dul)
