Terapkan One Day English, Wali Kota Tri Adhianto Pimpin Rapat Full Bahasa Inggris

Wali Kota Bekasi pimpin rapat pakai bahasa Inggris. Langkah ini untuk tingkatkan kemampuan ASN dan dorong kota menuju level internasional.

Jumat, 24 April 2026 - 15:31 WIB
Terapkan One Day English, Wali Kota Tri Adhianto Pimpin Rapat Full Bahasa Inggris
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. (Humas Pemkot Bekasi for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Suasana berbeda terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jumat (24/4). Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memimpin rapat menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).

Rapat yang digelar di Gedung Teknis Bersama, Kecamatan Rawalumbu, itu membahas lanjutan proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Sejumlah pejabat hadir, di antaranya perwakilan PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara.

Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kiswatiningsih, serta Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Idi Susanto. Tak hanya wali kota, seluruh peserta rapat juga menggunakan bahasa Inggris selama berlangsungnya pembahasan.

Tri mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas ASN, sekaligus membangun budaya belajar di lingkungan Pemkot Bekasi.

“Hari ini memasuki minggu kedua kami menerapkan penggunaan bahasa Inggris dalam satu hari. Ini adalah proses untuk meningkatkan kemampuan,” kata Tri, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari persiapan menghadapi tantangan global, termasuk kerja sama internasional yang tengah dijalin.

Ia mencontohkan kolaborasi dengan perusahaan asal China, PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara, dalam proyek PSEL yang menuntut komunikasi efektif tanpa hambatan bahasa.

“Kami ingin terus belajar dan meningkatkan diri. Kerja sama ini membutuhkan komunikasi yang baik agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ucapnya.

Tri menambahkan, penguasaan bahasa Inggris menjadi penting agar ide dan gagasan dapat tersampaikan dengan jelas dalam forum internasional.

Ia memastikan program peningkatan kapasitas ASN akan terus dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya melalui program “One Day English”.

Pemkot Bekasi menargetkan, langkah ini dapat mendukung transformasi kota menuju standar internasional, sekaligus mendorong masyarakat untuk ikut beradaptasi dengan perubahan tersebut. (dul)