Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Lukai Puluhan Penumpang, Evakuasi Masih Berlangsung
Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur menyebabkan puluhan penumpang luka. Korban dievakuasi ke rumah sakit, petugas masih lakukan penyelamatan.

HALLONEWS.ID — Kecelakaan antara KRL CommuterLine dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam, menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Korban yang terluka dievakuasi dari dalam gerbong menuju lantai dua stasiun sebelum kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga malam hari, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas gabungan dari unsur keamanan stasiun, pemadam kebakaran, tim medis, TNI, hingga Polri terus berjibaku mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gerbong.
Upaya penyelamatan dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi gerbong yang rusak parah.
Kesaksian Penumpang: Kejadian Sangat Cepat
Salah satu penumpang selamat, Munir (44), mengaku insiden terjadi begitu cepat dan tanpa peringatan.
“Kereta jarak jauh menabrak KRL yang sedang berhenti. Yang tertabrak itu gerbong paling belakang, khusus wanita,” ujarnya.
Ia menyebut kejadian terjadi sekitar pukul 20.53 WIB saat KRL dalam kondisi berhenti di stasiun.
Munir juga mengungkapkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun hingga saat ini belum ada data resmi dari pihak berwenang terkait jumlah korban meninggal maupun luka-luka.
Petugas masih terus melakukan pendataan dan penanganan korban di lokasi kejadian.
Kondisi di Stasiun Bekasi Timur masih dalam status darurat. Proses evakuasi dan penanganan korban menjadi prioritas utama.
Pihak berwenang diharapkan segera memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap serta jumlah korban dalam peristiwa ini. (dul)
