Banjir Rob Diprediksi Hantam Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, Ini Daftar Wilayahnya
BPBD DKI Jakarta memperingatkan potensi banjir rob hingga 8 Mei 2026. Sejumlah wilayah pesisir utara diminta siaga.

HALLONEWS.ID – Warga pesisir utara Jakarta diminta siaga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperingatkan potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 1 hingga 8 Mei 2026.
Peringatan itu dikeluarkan setelah adanya laporan pasang maksimum air laut dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan kenaikan air laut dipicu fase bulan baru yang bersamaan dengan fenomena Perigee, yakni posisi bulan berada paling dekat dengan bumi.
“Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan permukaan air laut dan memicu genangan di sejumlah kawasan pesisir utara Jakarta,” katanya dalam keterangan dikutip pada Senin (4/5/2026).
Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena pasang tinggi diperkirakan berlangsung selama beberapa hari.
Ia juga mengingatkan warga memastikan saluran drainase di sekitar permukiman tetap berfungsi agar genangan tidak meluas.
“BPBD mencatat puncak pasang laut diperkirakan terjadi pada pukul 20.00 WIB hingga 01.00 WIB. Pada jam tersebut, risiko banjir rob disebut paling tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu.
Warga diminta mengurangi aktivitas di kawasan pesisir saat puncak pasang serta terus memantau perubahan cuaca dan kondisi laut.
Untuk memudahkan pemantauan, masyarakat dapat mengakses kanal resmi pemerintah melalui situs BPBD DKI Jakarta, aplikasi JAKI, dan laman pantau banjir secara real time.
“Selain itu, BPBD juga menyiagakan layanan darurat 112 yang bisa dihubungi gratis jika terjadi kondisi mendesak,” pungkasnya. (fer)
