Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Padat, Wisata Puncak Jadi Tujuan Favorit
Jasa Marga mencatat peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat selama libur panjang terutama menuju Puncak Bogor, Rancaekek, dan Garut.

HALLONEWS.ID – Arus lalu lintas di ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat mengalami peningkatan signifikan selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Lonjakan kendaraan terjadi menuju kawasan wisata seperti Puncak Bogor, serta wilayah Rancaekek dan Garut.
Di Jabodetabek, lonjakan paling tinggi terlihat di Gerbang Tol Ciawi 1 arah Puncak. Tercatat 43.228 kendaraan melintas, naik sekitar 28,38 persen dibanding kondisi normal yang berada di angka 33.672 kendaraan.
Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata ke kawasan Bogor dan sekitarnya.Sementara kendaraan menuju Bandara Soekarno-Hatta dan arah Merak justru mengalami penurunan dibanding kondisi normal.
Di GT Cengkareng arah bandara tercatat 61.934 kendaraan atau turun 22,25 persen. Sedangkan GT Cikupa arah Merak mencatat 39.826 kendaraan, turun 19,16 persen.
Di Jawa Barat, peningkatan lalu lintas terjadi menuju Rancaekek Garut, melalui GT Cileunyi dengan 34.461 kendaraan atau naik 4,36 persen. Namun, arah Kota Bandung melalui GT Pasteur justru sedikit menurun menjadi 33.902 kendaraan.
Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati menyebutkan bahwa pola pergerakan kendaraan selama libur panjang masih didominasi arah wisata dan daerah tujuan masyarakat ke berbagai wilayah di Jabar.
”Kami telah menyiapkan sejumlah langkah operasional untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk kesiapan petugas dan armada layanan di lapangan,” kata Widiyatmiko dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Selain itu, Jasa Marga juga menyediakan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di sejumlah titik strategis, seperti KM 72, KM 88, dan KM 147 arah Bandung/Rancaekek, serta KM 10, KM 35, dan KM 45 di ruas Jagorawi arah Puncak.
Di sisi lain, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (MBZ) juga mencatat peningkatan volume lalu lintas yang cukup tinggi. Sebanyak 38.646 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui ruas tersebut, naik 63,84 persen dibanding kondisi normal.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Jalan Layang MBZ mencapai 63.012 kendaraan, meningkat 38,74 persen dari kondisi normal, menandakan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Terpisah, Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan volume lalu lintas sebanyak 77.198 kendaraan melintas menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.
“Angka tersebut meningkat sebesar 40,41% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 54.982 kendaraan,” ungkap Vice President Corporate Secretary dan Legal JTT Ria Marlinda Paallo.
Berdasarkan data lalu lintas harian shift 1 pada Jumat, 15 Mei 2026 tercatat sebanyak 9.890 kendaraan menuju Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka tersebut meningkat sebesar 1,47% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 9.747 kendaraan.
Sementara untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 55.424 kendaraan, naik 7,12% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 51.742 kendaraan.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi kendaraan, saldo e-toll, hingga kepatuhan terhadap arahan petugas. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui kanal resmi Jasa Marga. (dul)
