Prabowo Tetapkan Marsinah Jadi Simbol Perjuangan Buruh Indonesia

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Marsinah layak menjadi pahlawan nasional dan simbol perjuangan buruh Indonesia.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:34 WIB
Prabowo Tetapkan Marsinah Jadi Simbol Perjuangan Buruh Indonesia
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: Humas POLRI for Hallonews

HALLONEWS.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut menjadi simbol penghormatan negara terhadap perjuangan kaum buruh serta mengenang sosok Marsinah sebagai pejuang hak-hak pekerja Indonesia.

Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri ribuan buruh dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat negara turut hadir, mulai dari jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Forkopimda Jawa Timur, hingga tokoh organisasi buruh nasional.

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut Museum Marsinah sebagai peristiwa bersejarah yang memiliki makna besar bagi perjuangan buruh di Indonesia. Bahkan, menurutnya, museum tersebut bisa menjadi museum buruh pertama di dunia yang dibangun secara khusus untuk mengenang perjuangan pekerja.

“Ini peristiwa yang luar biasa. Mungkin baru sekarang ada museum buruh yang didedikasikan untuk perjuangan kaum pekerja,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa Museum Marsinah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol perjuangan rakyat kecil yang selama ini berada dalam posisi lemah dan tertindas.

Menurutnya, perjuangan Marsinah mencerminkan semangat keadilan sosial yang menjadi dasar berdirinya bangsa Indonesia. Ia juga menyinggung pentingnya penerapan nilai Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa.

“Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin. Buruh, petani, nelayan semuanya adalah anak bangsa,” tegas Presiden.

Prabowo juga mengingatkan bahwa aparat negara, termasuk TNI dan Polri, memiliki tugas utama untuk melayani dan melindungi rakyat.

Pada kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kehormatan untuk menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional setelah adanya usulan dari seluruh organisasi buruh di Indonesia.

“Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional,” katanya disambut tepuk tangan ribuan buruh yang hadir.

Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk diharapkan menjadi pusat edukasi sejarah perjuangan buruh sekaligus simbol penghormatan terhadap nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberanian memperjuangkan hak pekerja di Indonesia. (min)