Awas Tertipu! Stiker Sedot WC di Tiang Jalan Diduga Jadi Penanda Peredaran Narkoba
Polda Metro Jaya mengungkap modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur. Pelaku diduga menggunakan stiker sedot WC sebagai penanda.

HALLONEWS.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap modus baru peredaran narkotika di wilayah Jakarta Timur. RRM (24) ditangkap menyimpan sabu, tembakau sintetis, hingga cairan sintetis dengan cara memanfaatkan stiker sedot WC penanda lokasi.
Penangkapan dilakukan oleh personel Unit 1 Subdirektorat 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut,” kata Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ipda Gandi Rezeki Sinaga dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).
Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan hingga berhasil mengidentifikasi target. Saat dilakukan penangkapan di depan kontrakan, petugas menemukan satu kantong plastik hitam berisi narkotika jenis sabu.
Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke dalam rumah kontrakan dan kembali ditemukan barang bukti berupa sabu, tembakau sintetis, serta botol berisi cairan sintetis. Dari tangan pelaku disita sabu seberat 102,45 gram, 17 sedotan berisi sabu, 15 gram tembakau sintetis.
Kemudian enam botol bibit sintetis, dua timbangan digital, dua telepon genggam. Yang menarik perhatian penyidik adalah cara pelaku menjalankan aksinya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, RRM diduga menggunakan stiker bertuliskan jasa sedot WC sebagai penanda yang ditempel pada tiang atau pohon di sepanjang jalan di kawasan Cipayung.
Modus tersebut diduga dimanfaatkan untuk mempermudah proses distribusi sekaligus menghindari kecurigaan masyarakat maupun aparat penegak hukum.
Setelah diamankan, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut serta menelusuri asal-usul narkotika yang ditemukan dari tangan pelaku. (dul)
