Tinjau Donor Darah Jelang HUT ke-403 Kota Manado, Richard Sualang Apresiasi Aksi Kemanusiaan Pokja PWI
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang mengapresiasi aksi donor darah Pokja PWI Kota Manado menjelang HUT ke-403 Kota Manado. Kegiatan ini menargetkan pengumpulan 403 kantong darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

HALLONEWS.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado, aksi donor darah yang digelar Pokja PWI Kota Manado bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado mendapat apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang.
Saat meninjau pelaksanaan donor darah di lantai 2 Kantor Pemerintah Kota Manado, Selasa (23/6/2026), Richard Sualang memberikan respek tinggi terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Menurutnya, kegiatan donor darah bukan sekadar agenda seremonial dalam rangkaian HUT Kota Manado, melainkan bentuk kepedulian sosial yang dampaknya dapat langsung dirasakan oleh banyak orang.
“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan menyentuh kebutuhan kemanusiaan. Manfaatnya dapat dirasakan banyak orang, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah. Saya memberikan apresiasi kepada Pokja PWI Kota Manado yang telah mengambil peran dalam aksi sosial seperti ini,” ujar Richard Sualang.
Kegiatan donor darah tersebut menargetkan pengumpulan 403 kantong darah sebagai simbol peringatan HUT ke-403 Kota Manado yang akan diperingati pada 14 Juli 2026.

Richard menilai donor darah merupakan salah satu bentuk solidaritas sosial yang sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi keselamatan jiwa sesama manusia.
Karena itu, ia mengajak masyarakat yang sehat dan memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah demi membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien di berbagai rumah sakit.
“Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu saya mengajak masyarakat yang sehat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Richard juga menyempatkan diri berdialog dengan petugas Unit Donor Darah (UDD) PMI Sulawesi Utara terkait mekanisme pelayanan dan distribusi darah kepada pasien yang membutuhkan.
Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator UDD PMI Sulawesi Utara, Julita Pinontoan, menjelaskan bahwa penyaluran darah dilakukan melalui kerja sama resmi atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PMI dan rumah sakit.
Julita menegaskan bahwa pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan terkait pelayanan darah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, apabila stok darah tersedia di PMI, keluarga pasien tidak perlu lagi mencari pendonor pengganti.
“Jika stok darah tersedia, pasien dapat langsung dilayani sesuai kebutuhan medis tanpa harus mencari orang untuk mendonorkan darah terlebih dahulu,” jelas Julita.
Richard berharap kegiatan donor darah yang diprakarsai Pokja PWI Kota Manado dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki nilai kemanusiaan dan manfaat sosial yang sangat besar bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pokja PWI Kota Manado, Hut Kamrin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara insan pers, pemerintah, dan PMI menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado, khususnya Wakil Wali Kota Richard Sualang, yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan ini. Semangat kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Hut Kamrin. (gin)
