Sah! Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S. Deyang untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:57 WIB
Sah! Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN
Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto Setneg for Hallonews

HALLONEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pelantikan tersebut menandai pergantian kepemimpinan di BGN setelah Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 22 Juli 2026.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan oleh Sudaryono dituntun oleh Presiden Prabowo.

Setelah mengucapkan sumpah, Sudaryono menandatangani berita acara pelantikan yang turut ditandatangani Presiden sebagai pengesahan.

Sejumlah pejabat tinggi negara hadir menyaksikan pelantikan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Ketua MPR Ahmad Muzani.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan Presiden menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif. Dengan jabatan barunya, Sudaryono dipastikan tidak lagi merangkap sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Menurut Prasetyo, Presiden memilih Sudaryono karena memiliki keterlibatan sejak awal dalam penyusunan konsep hingga pembahasan teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Selain itu, pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian dinilai menjadi modal penting karena pelaksanaan Program MBG sangat bergantung pada kesiapan rantai pasok dan ketersediaan bahan pangan di berbagai daerah.

Pemerintah berharap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional mampu memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (min)