Pemkab Bogor Tingkatkan Opsih Jalur Bocimi Jelang HANI di BNN Lido, Presiden Prabowo Berhalangan Hadir

Pemkab Bogor meningkatkan intensitas operasi kebersihan (opsih) di sepanjang ruas Jalan Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang dipusatkan di kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Kamis, 23 Juli 2026 - 9:40 WIB
Pemkab Bogor Tingkatkan Opsih Jalur Bocimi Jelang HANI di BNN Lido, Presiden Prabowo Berhalangan Hadir
Lokasi acara HANI di pusat rehabilitasi milik BNN di Lido, Caringin, Bogor, yang dihadiri petinggi negara. (Foto: Hallonews/Yopy)

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meningkatkan intensitas operasi kebersihan (opsih) di sepanjang ruas Jalan Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang dipusatkan di kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur menuju lokasi acara dalam kondisi bersih, tertata, aman, dan nyaman.

Operasi kebersihan telah dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Namun, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri puncak peringatan HANI 2026 di BNN Lido.

Berdasarkan informasi dari protokol, ketidakhadiran Presiden disebabkan adanya agenda kenegaraan lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Meski demikian, sejumlah pejabat tinggi negara tetap hadir dalam kegiatan tersebut.

Para tamu VVIP disambut di ruang transit bersama Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. Turut hadir pula Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Sahardiyanto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Kepala Bagian Tata Usaha DLH Kabupaten Bogor, Bambang, mengatakan operasi kebersihan merupakan bagian dari persiapan menyambut agenda kenegaraan di kawasan BNN Lido.

“Opsih ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DKPP, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor,” ujar Bambang.

DLH Kabupaten Bogor mengerahkan 15 armada untuk mengangkut sampah sekaligus mendukung penataan kawasan agar terlihat lebih rapi dan bersih.

Menurut Bambang, operasi kebersihan sebenarnya telah berlangsung secara intensif selama dua pekan terakhir dan bukan hanya dilakukan menjelang agenda HANI.

Petugas membersihkan sampah plastik, ranting, batang pohon, serta berbagai material yang menutup saluran drainase di sepanjang ruas Jalan Bocimi.

“Opsih ini sudah berjalan selama dua minggu. Kami membersihkan sampah plastik, ranting, batang pohon, serta material lain yang menutup saluran drainase di sepanjang ruas Jalan Bocimi,” katanya.

Selain membersihkan sampah, petugas juga melakukan normalisasi saluran drainase dengan mengangkat endapan lumpur dan material penyumbat aliran air.

Langkah tersebut bertujuan menjaga fungsi drainase tetap optimal sekaligus mengurangi potensi genangan saat hujan.

Bambang menegaskan, menjaga kebersihan kawasan jalan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DLH bersama perangkat daerah terkait.

Namun, intensitas pekerjaan ditingkatkan karena adanya agenda kenegaraan di Kabupaten Bogor.

“Pada dasarnya kegiatan kebersihan ini memang menjadi rutinitas. Namun, menjelang agenda penting kenegaraan, kami meningkatkan intensitas pembersihan agar kondisi jalur tetap bersih, aman, dan representatif,” ungkapnya.

Melalui operasi kebersihan tersebut, Pemkab Bogor berharap kondisi Jalan Bocimi semakin tertata sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Kebersihan jalan dan saluran drainase juga diharapkan mendukung kelancaran lalu lintas serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi para pengguna jalan. (opy)