KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Docking di Muara Baru, 10 ABK Selamat

KN SAR Ramawijaya terbakar saat menjalani perbaikan di Muara Baru. Seluruh ABK selamat, penyebab kebakaran masih diselidiki petugas.

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:24 WIB
KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Docking di Muara Baru, 10 ABK Selamat
Kapal KN SAE Ramawijaya 240 terbakar di galangan kapal kawasan Muara Baru. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Kapal KN SAR Ramawijaya 240 milik Kantor SAR Mentawai dilalap api saat menjalani perbaikan tahunan (docking) di galangan kapal kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026) malam.

Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan kapal sepanjang sekitar 40 meter tersebut tengah menjalani proses perbaikan di galangan kapal ketika kebakaran terjadi.

Menurutnya, selama pekerjaan docking berlangsung, sejumlah ABK tetap berada di lokasi untuk mengawasi proses perbaikan sebagai perwakilan pemilik kapal.

“Ya, kapal memang sedang dalam perbaikan di galangan ini, masih dalam pekerjaan. Memang ada beberapa ABK yang melakukan pengawasan sebagai perwakilan pemilik kapal,” ujar Desiana kepada wartawan di lokasi.

Desiana memastikan seluruh ABK berjumlah 10 orang yang berada di atas kapal saat insiden terjadi berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan titik awal munculnya api maupun penyebab kebakaran. Investigasi akan dilakukan setelah proses pemadaman selesai.

Sementara itu, Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, membenarkan kapal yang terbakar merupakan KN SAR Ramawijaya 240 milik Basarnas Mentawai, bukan aset Kantor SAR Jakarta.

Ramli menjelaskan kapal tersebut sedang menjalani docking tahunan di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara, ketika kebakaran terjadi.

“Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai dan saat ini 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi,” kata Ramli.

Petugas pemadam kebakaran terus berjibaku menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke area galangan maupun kapal lain yang berada di sekitar lokasi.

Sementara itu, penyebab kebakaran dan besarnya kerugian akibat insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (agn)