5 Misteri Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Polisi Masih Buru Jawaban

Polisi masih menyelidiki kematian misterius Sutrimo, penjaga rumah Febrie Adriansyah. Berikut 5 fakta terbaru yang berhasil dihimpun.

Senin, 27 Juli 2026 - 9:00 WIB
5 Misteri Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Polisi Masih Buru Jawaban
Detik-detik petugas menolong Sutrimo yang ditemukan tak sadarkan diri halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Tangkapan Layar)

HALLONEWS.ID – Misteri kematian Sutrimo (42), penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, masih menjadi sorotan.

Hingga kini, Polda Metro Jaya menegaskan belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan meminta publik tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan serta pemeriksaan forensik rampung.

Kasus yang mencuat di tengah bergulirnya perkara dugaan korupsi yang menyeret nama Febrie Adriansyah itu kini terus didalami penyidik.

Berikut fakta-fakta terbaru hasil rangkuman Hallonews yang seluruhnya masih berselimut misteri.

1. Sutrimo Meninggal Mengeluh Sakit

Sutrimo dilaporkan meninggal dunia pada Kamis, 23 Juli 2026. Sebelum mengembuskan napas terakhir, pria asal Banyumas, Jawa Tengah, itu disebut sempat menghubungi rekannya dan mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Korban kemudian dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat. Namun, kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

2. Korban Mengeluarkan Busa dari Mulut

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat berada di lokasi, Sutrimo sempat muntah dan mengeluarkan cairan berbusa dari mulut maupun hidung.

Petugas ambulans yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban sudah tiba dalam kondisi meninggal dunia.

3. Polisi Periksa Keluarga hingga Rekam Medis

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kini mengusut rangkaian peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyidik telah meminta keterangan dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak lain yang mengetahui kejadian.

Selain itu, polisi juga menelusuri rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal korban ditemukan, serta berbagai bukti lain yang berkaitan.

4. Polisi Belum Pastikan Kaitan dengan Kasus Febrie Adriansyah

Kematian Sutrimo ramai dikaitkan di media sosial dengan perkara dugaan korupsi batu bara yang tengah menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Namun, hingga kini kepolisian belum menemukan ataupun menyampaikan bukti yang menghubungkan kematian korban dengan perkara tersebut.

”Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian,” kata Kombes Pol Budi Hermanto.

5. Publik Diminta Tak Berspekulasi

Polisi memastikan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan berdasarkan bukti ilmiah, termasuk hasil autopsi serta pemeriksaan forensik.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena seluruh kesimpulan akan disampaikan setelah penyidik memperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi setelah rangkaian perkembangan penyidikan yang melibatkan Febrie Adriansyah.

Meski demikian, aparat menegaskan belum ada kesimpulan mengenai hubungan antara kematian Sutrimo dengan perkara yang sedang ditangani tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik. (dul)