Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Ajak 400 Anak Rentan Bermain di Dufan Ancol
Menteri PPPA mengajak 400 anak rentan bermain di Dufan sebagai upaya memenuhi hak anak melalui kolaborasi lintas sektor nasional.

HALLONEWS.ID – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 diwarnai aksi nyata pemenuhan hak anak.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengajak 400 anak dari kalangan anak jalanan, penyandang disabilitas, dan anak binaan yayasan untuk menikmati rekreasi di Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye pemenuhan hak anak melalui kolaborasi antara Kementerian PPPA, Taman Impian Jaya Ancol, PT Askrindo, dan Aero Trans.
Arifah Fauzi mengatakan, tema Hari Anak Nasional 2026, “Sayangi Anak, Lindungi untuk Bangun Masa Depan Bangsa”, harus diwujudkan melalui langkah konkret agar seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang membutuhkan perlindungan khusus, dapat merasakan kebahagiaan.
“Hari ini kami berada di Dunia Fantasi untuk mengajak anak-anak bermain dan bahagia bersama. Terima kasih kepada Dufan, Taman Impian Jaya Ancol, PT Askrindo, dan Aero Trans yang telah berkolaborasi. Pemenuhan hak anak hanya bisa terwujud melalui kerja sama berbagai pihak,” ujar Arifah saat ditemui usai memperingati HAN 2026 di Dufan Ancol, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Foto: Hallonews/Agung Nugroho
Menurutnya, kebahagiaan anak memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang mereka. Anak yang merasa bahagia akan lebih bersemangat belajar dan memiliki peluang lebih besar menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
“Kalau anak-anak bahagia secara psikologis, mereka akan lebih semangat belajar. Itulah yang ingin kita bangun agar lahir generasi Indonesia yang unggul,” katanya.
Arifah menegaskan kegiatan tersebut bukan yang terakhir. Kementerian PPPA akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan lebih banyak ruang ramah anak di masa mendatang.
Sementara itu, Direktur Operasional Taman Impian Jaya Ancol, Edy Prasetyo, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap kolaborasi dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak dapat terus berlanjut.
“Ancol adalah milik semua generasi. Kami berharap semakin banyak anak Indonesia dapat menikmati rekreasi yang aman dan menyenangkan, terutama dalam momentum Hari Anak Nasional,” ujar Edy.
Ia menjelaskan, Ancol menggratiskan akses rekreasi bagi anak-anak selama peringatan Hari Anak Nasional, yakni pada 23 hingga 26 Juli 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak anak.
Tak hanya menghadirkan wahana permainan, panitia juga menyiapkan berbagai permainan tradisional bagi anak-anak yang sedang mengantre. Langkah tersebut bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai.
Dengan kegiatan ini, pemerintah berharap Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara sehat, aman, dan bahagia. (agn)
