Nusron Wahid Minta Seluruh BPN Percepat Transformasi Layanan Demi Kepuasan Masyarakat

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mendorong transformasi layanan pertanahan lebih cepat, transparan, sederhana, dan berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 7:15 WIB
Nusron Wahid Minta Seluruh BPN Percepat Transformasi Layanan Demi Kepuasan Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Aceh di Banda Aceh. Foto: ATR/BPN for Hallonews

HALLONEWS.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan transformasi layanan pertanahan harus berfokus pada peningkatan kepuasan masyarakat.

Seluruh jajaran BPN diminta mempercepat pembenahan sistem pelayanan agar semakin mudah diakses, transparan, dan memberikan kepastian hukum.

Pesan tersebut disampaikan Nusron saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Aceh di Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Menurut Nusron, keberhasilan reformasi birokrasi di lingkungan ATR/BPN tidak hanya diukur dari penyelesaian program, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Capaian kita adalah transformasi di bidang pelayanan. Apa pun yang kita lakukan, ujungnya adalah pelayanan. Tujuan utamanya adalah memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai penerima layanan,” ujarnya.

Ia meminta seluruh Kepala Bidang, Kepala Kantor Pertanahan (Kantah), hingga Kepala Seksi di Provinsi Aceh terus melakukan pembenahan di masing-masing satuan kerja.

Langkah tersebut dinilai penting agar pelayanan pertanahan semakin cepat, memiliki standar waktu yang jelas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.

Nusron menekankan bahwa transformasi pelayanan harus didukung oleh sistem kerja yang modern dan sumber daya manusia yang berkualitas.

Dikatakannya, kedua aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

“Kalau kita bicara pelayanan publik, kata kuncinya ada dua, yaitu sistem dan sinten (sumber daya manusia). Sistemnya harus semakin baik agar pelayanan menjadi lebih cepat, lebih sederhana, lebih transparan, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat sistem, Nusron juga mengingatkan seluruh aparatur ATR/BPN untuk mengedepankan sikap melayani dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menilai pelayanan yang ramah dan responsif menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi.

“Layani masyarakat dengan hati. Permudah setiap urusan masyarakat,” pungkas Nusron.

Melalui transformasi pelayanan yang terus diperkuat, Kementerian ATR/BPN berharap layanan pertanahan di seluruh daerah, termasuk Aceh, semakin profesional, efisien, dan mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. (agn)