Fantastis! 619 Taruna STPN Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah

Sebanyak 619 taruna STPN menyelesaikan pengabdian, memetakan ratusan ribu bidang tanah dan memulihkan arsip pertanahan pascabencana Aceh Tamiang.

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:36 WIB
Fantastis! 619 Taruna STPN Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah
Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng. Foto: Kementerian ATR/BPN for Hallonews

HALLONEWS.ID – Sebanyak 619 taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN resmi menuntaskan program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan-Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.

Program ini dinilai memberi kontribusi nyata terhadap percepatan digitalisasi data pertanahan dan peningkatan kualitas pelayanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Penutupan kegiatan berlangsung di Pendopo Widya Sasana Bhumi, Politeknik Agraria STPN dipimpin Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Andi berharap pengalaman lapangan selama hampir empat bulan menjadi bekal penting bagi para taruna saat terjun ke dunia kerja.

“Mudah-mudahan kegiatan KKNP-PTLP ini menjadi best practice bagi adik-adik semua dan menjadi nilai tambah ketika berkecimpung di dunia pertanahan yang sesungguhnya. Semoga kelak dapat menjadi bagian dari Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.

Ia menilai pelaksanaan KKNP-PTLP Tematik yang pertama kali diterapkan tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi program strategis kementerian, terutama dalam peningkatan kualitas data pertanahan nasional.

Selama penugasan, para taruna difokuskan membantu percepatan penyediaan Informasi Geospasial Tematik (IGT) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Sebagian peserta juga diterjunkan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu pemulihan layanan pertanahan pascabencana banjir dan longsor.

Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengungkapkan para taruna berhasil memetakan 90.470 bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6 di Jawa Tengah serta 133.565 bidang tanah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, mereka juga merestorasi 1.652 boks atau setara 330,4 meter linier arsip pertanahan di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Capaian tersebut menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pemutakhiran data pertanahan digital sekaligus pemulihan arsip pertanahan pascabencana,” kata Sri Yanti.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari target pekerjaan yang tercapai, tetapi juga dari meningkatnya kemampuan taruna dalam memahami proses bisnis pelayanan pertanahan, bekerja secara kolaboratif, menyelesaikan persoalan di lapangan, serta menginternalisasi nilai profesionalisme, integritas, dan pelayanan publik.

“Kami berharap pengalaman selama di lapangan menjadi bekal bagi lahirnya lulusan yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap mendukung transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang di Indonesia,” ujarnya.

Penutupan KKNP-PTLP ditandai dengan pelepasan rompi peserta secara simbolis oleh Andi Tenri Abeng, didampingi Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Bahrun Munawir serta Kepala Biro Umum dan Layanan Awaludin. (agn)