Bekasi-Jakarta Makin Dekat, Transjakarta Buka Rute Baru dengan Tarif Rp2 Ribuan
Transjakarta resmi membuka rute Cikarang-Cawang dengan tarif mulai Rp2.000. Layanan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga Bekasi yang bekerja di Jakarta.

HALLONEWS.ID – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi membuka rute baru Cikarang-Cawang untuk mempermudah mobilitas warga Kabupaten Bekasi yang bekerja di Jakarta, serta sebaliknya. Layanan ini mulai beroperasi dengan 15 unit armada yang disiagakan setiap hari.
Tarif yang diterapkan terbilang terjangkau. Penumpang dikenakan biaya Rp2.000 pada jam sibuk pagi, pukul 05.00-07.00 WIB, dan Rp3.500 setelahnya. Bus beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan interval keberangkatan sekitar 15 menit.
Rute ini melayani 11 titik pemberhentian, dengan titik awal di Hollywood Junction Jababeka, Cikarang Utara, dan berakhir di Halte UKI, Jakarta Timur.
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyebut kehadiran rute baru ini sebagai bagian dari transformasi sistem transportasi kawasan Jabodetabek.
“Ini menjadi transformasi modern yang melintas di atas Jabodetabek. Masyarakat Bekasi yang bekerja di Jakarta kini mudah mendapatkan transportasi ke ibu kota dengan tarif sangat terjangkau,” kata Asep, Jumat (13/2/2026).
Bus Transjakarta rute Cikarang-Cawang melintasi Jalan Industri Raya 2, masuk melalui Gerbang Tol Cikarang Barat, lalu keluar di Tambun untuk mengangkut penumpang di kawasan Grand Wisata sebelum kembali masuk ke tol.

Bus Transjakarta resmi melayani rute baru Cikarang-Cawang.
Selanjutnya, bus keluar di Gerbang Tol Halim dan berakhir di Halte UKI. Panjang lintasan rute ini mencapai sekitar 89 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 105–108 menit. Potensi pengguna diperkirakan mencapai sekitar 1.705 penumpang per hari.
Asep mengatakan pemerintah daerah juga berencana membangun jalur angkutan pendamping atau feeder untuk menjangkau permukiman yang tidak dilintasi rute utama.
“Kemudian halte-halte pemberhentian akan didirikan, lalu feeder-feeder untuk mengangkut dari rumah-rumah yang jauh. Ke depan, halte juga akan dibangun di luar kawasan perumahan,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pengelola kawasan industri untuk membangun fasilitas penunjang seperti rambu dan halte standar.
“Kami koordinasi dengan kawasan industri karena mereka juga diuntungkan dengan keberadaan rute ini,” katanya.
Agus menilai layanan ini berpotensi menjadi solusi transportasi murah bagi warga yang setiap hari beraktivitas di Jakarta maupun Cikarang. “Dengan tarif ini sangat terjangkau dan pasti dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya. (dul)
