Dave Laksono Ungkap Warisan Terbesar Ryamizard untuk Pertahanan Nasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai kehilangan besar bagi Indonesia. Almarhum dikenang sebagai tokoh pertahanan yang berjasa memperkuat kedaulatan negara dan menggagas program Bela Negara.

Senin, 1 Juni 2026 - 7:18 WIB
Dave Laksono Ungkap Warisan Terbesar Ryamizard untuk Pertahanan Nasional
Dave menilai perjalanan karier Ryamizard menjadi cerminan pengabdian panjang seorang prajurit kepada bangsa. (DPR for Hallonews).

HALLONEWS.ID — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.

Menurut Dave, Indonesia kehilangan salah satu tokoh pertahanan yang memiliki kontribusi besar dalam memperkuat kedaulatan negara dan membangun fondasi ketahanan nasional.

Dave menilai perjalanan karier Ryamizard menjadi cerminan pengabdian panjang seorang prajurit kepada bangsa.

Sebelum menjabat Menteri Pertahanan periode 2014–2019, almarhum menempati berbagai posisi strategis di lingkungan TNI, mulai dari Panglima Kodam, Panglima Kostrad, hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Beliau merupakan sosok yang mendedikasikan hampir seluruh hidupnya untuk kepentingan bangsa dan negara, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan,” kata Dave saat dihubungi Hallonews, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, salah satu warisan penting yang ditinggalkan Ryamizard adalah penguatan konsep pertahanan negara yang berlandaskan semangat kebangsaan.

Program Bela Negara yang terus dikembangkan hingga kini dinilai menjadi salah satu kontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kedaulatan Indonesia.

Dave juga menyoroti konsistensi almarhum dalam menyuarakan isu-isu strategis terkait pertahanan dan kedaulatan nasional.

Berbagai pandangan yang pernah disampaikan Ryamizard, kata dia, masih relevan untuk menjawab tantangan keamanan yang dihadapi Indonesia saat ini, baik di tingkat regional maupun global.

Selama menjabat Menteri Pertahanan, Ryamizard dikenal aktif membangun komunikasi dengan DPR, khususnya Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan intelijen.

Dave menyebut hubungan tersebut terjalin secara konstruktif dalam rangka merumuskan berbagai kebijakan strategis untuk memperkuat sistem pertahanan nasional.

“Komunikasi dan kerja sama yang dibangun bersama Komisi I selalu berorientasi pada kepentingan bangsa. Beliau sangat terbuka dalam berdiskusi dan memiliki komitmen kuat terhadap penguatan pertahanan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dave menilai sosok Ryamizard tidak hanya dikenal karena kiprah militernya, tetapi juga karena karakter kepemimpinan yang tegas, berani, dan memiliki komitmen tinggi terhadap prinsip-prinsip kebangsaan.

Nilai-nilai tersebut, menurutnya, layak menjadi teladan bagi generasi muda TNI maupun para pemimpin masa depan.

Atas nama Komisi I DPR RI, Dave menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas seluruh pengabdian yang telah diberikan Ryamizard kepada Indonesia. Ia juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Namun dedikasi, pemikiran, dan pengabdian beliau akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan pertahanan nasional,” tuturnya.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu (31/5/2026). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI, pemerintah, DPR, serta masyarakat yang selama ini mengikuti kiprah dan kontribusinya dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (agn)