Dompet Dhuafa Ajak 50 Jurnalis Jelajahi Program Pemberdayaan di Zona Madina Bogor

Sebanyak 50 jurnalis diajak menjelajahi program pemberdayaan Dompet Dhuafa di Zona Madina, Parung, Bogor, dalam kegiatan Press Touring Ramadan bertajuk “Berzakat Itu Kalcer”.

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:00 WIB
Dompet Dhuafa Ajak 50 Jurnalis Jelajahi Program Pemberdayaan di Zona Madina Bogor
Puluhan jurnalis mengikuti kegiatan Press Touring Berzakat Itu Kalcer di kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, Parung, Bogor, untuk melihat langsung berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Foto: Dompet Dhuafa for Hallonews

HALLONEWS.ID – Suasana Ramadan dimanfaatkan Dompet Dhuafa untuk mempererat kolaborasi dengan media sekaligus memperlihatkan langsung dampak program pemberdayaan yang dijalankan.

Melalui kegiatan “Press Touring Berzakat Itu Kalcer,” sebanyak 50 jurnalis dari berbagai media diajak menjelajahi Zona Madina Dompet Dhuafa di Parung, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-21 Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi bagian dari kampanye Ramadan Dompet Dhuafa.

Zona Madina sendiri merupakan kawasan terpadu yang menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Jelajahi Program Pemberdayaan Ekonomi

Rombongan jurnalis memulai perjalanan pada pukul 10.00 WIB dari Philanthropy Building Dompet Dhuafa menuju kawasan Zona Madina di Parung.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui plasma ayam Arab petelur binaan Dompet Dhuafa di Kampung Kemang, Jampang, Parung, Bogor.

Salah satu titik pemberdayaan berada di Pondok Pesantren Miftahul Jannah.

Di tempat tersebut terdapat sekitar 250 ekor ayam Arab yang mampu menghasilkan rata-rata 150 hingga 160 butir telur setiap hari.

Para jurnalis bahkan diajak merasakan langsung pengalaman memanen telur dari kandang.

Program ini dipilih karena ayam Arab memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan ayam petelur lainnya, seperti lebih cepat bertelur, memiliki kandungan gizi baik, serta harga telur yang relatif stabil di pasaran.

Nikmati Kopi Nusantara di Madaya Coffee

Setelah dari peternakan ayam, rombongan melanjutkan perjalanan ke Madaya Coffee yang berada di kawasan Zona Madina.

Di tempat ini, para jurnalis diperkenalkan dengan berbagai kopi hasil pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa dari berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Kopi Gayo, Kopi Solok, Kopi Kemloko, hingga Kopi Kahaya.

Madaya Coffee mengusung konsep menghadirkan kopi berkualitas dari biji kopi lokal terbaik dengan harga yang tetap terjangkau.

Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat menikmati kopi premium Nusantara tanpa harus membayar mahal.

“Acara press touring Dompet Dhuafa selalu seru. Kami para jurnalis diajak melihat langsung program pemberdayaan mereka. Banyak cerita inspiratif dan motivasi yang bisa dibagikan kepada pembaca,” ujar Azis, jurnalis dari Bens Radio.

Fun Baking di Madina Bakery

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi fun baking di Madina Bakery.

Para jurnalis dibagi dalam beberapa kelompok untuk mencoba pengalaman membuat roti secara langsung.

Madina Bakery tidak hanya menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah bekerja sama dengan Madina Bakery dalam penyediaan produk roti untuk program tersebut.

Kolaborasi Dompet Dhuafa dan Media

Deputy Direktur Corporate Secretary Dompet Dhuafa Dian Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini membantu menyebarkan informasi tentang berbagai program pemberdayaan Dompet Dhuafa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman jurnalis yang terus membersamai Dompet Dhuafa. Semoga kolaborasi ini terus terjalin dalam mewartakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai model pemberdayaan masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta berkumpul untuk berdoa bersama sebelum menikmati hidangan berbuka.

Setelah melaksanakan salat Magrib berjamaah, rombongan kembali menuju Jakarta.

Selama lebih dari tiga dekade, Dompet Dhuafa dikenal sebagai lembaga filantropi Islam yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, serta dakwah dan budaya. (ver)