DPRD DKI dan Menteri LH Bahas Krisis Pengelolaan Sampah Jakarta yang Kian Amburadul

Sampah Jakarta Menumpuk, DPRD DKI Dorong Penegakan Hukum dan Sinkronisasi Aturan.

Rabu, 20 Mei 2026 - 6:00 WIB
DPRD DKI dan Menteri LH Bahas Krisis Pengelolaan Sampah Jakarta yang Kian Amburadul
Tumpukkan sampah meluber ke badan jalan dan kepadatan arus lalulintas di Jalan Pademangan Barat, Jakarta Utara. (Hallonews/Feris Pakpahan).

HALLONEWS.ID – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar pertemuan dengan Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) guna membahas kondisi darurat sampah yang kini semakin membebani Kota Jakarta.

Pertemuan tersebut membicarakan berbagai langkah penanganan, mulai dari sinkronisasi regulasi hingga strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah Jakarta.

Anggota Pansus, Pantas Nainggolan, mengatakan kondisi sampah di Jakarta sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan sehingga membutuhkan langkah bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Persoalan sampah sekarang sudah sangat besar sehingga perlu langkah serius dan terintegrasi,” ujar Pantas di Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Legislator Fraksi PDIP itu menilai penanganan sampah tidak hanya menyangkut persoalan teknis di lapangan, tetapi juga berkaitan dengan kewenangan dan sinkronisasi aturan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Karena itu, DPRD DKI Jakarta mendorong adanya keselarasan regulasi agar kebijakan yang dibuat dapat berjalan efektif dan tidak tumpang tindih,” kata Pantas.

Lanjutnya, selain regulasi, Pantas juga menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah tangga.

Padahal, aturan mengenai pemilahan sampah sebenarnya telah diatur dalam peraturan daerah. Namun implementasinya dinilai belum berjalan maksimal karena lemahnya pengawasan dan minimnya penegakan aturan.

“Imbauan saja tidak cukup. Harus ada penegakan hukum agar masyarakat benar-benar disiplin memilah sampah,” tandasnya.

“Pansus berharap pembahasan bersama pemerintah pusat dapat menghasilkan solusi konkret demi mengurangi beban sampah Jakarta yang terus meningkat setiap harinya,” tambahnya. (fer)