Gubernur Jabar Masih Lakukan Kajian Jalur Tambang dan Keberlanjutan Pertambangan di Bogor Barat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi masih melakukan kajian terkait aktivitas tambang dan pembangunan jalur khusus tambang di Bogor Barat. Evaluasi mencakup dampak lingkungan, keberlanjutan ekonomi, dan masa depan masyarakat sekitar tambang.

HALLONEWS.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan, pihaknya masih melakukan kajian menyeluruh terkait aktivitas pertambangan dan rencana pembangunan jalur khusus angkutan tambang di wilayah Bogor Barat.
Kajian tersebut dilakukan sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan pemerintah terhadap keberlanjutan sektor pertambangan sekaligus pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.
Menurut Dedi, pemerintah ingin memastikan seluruh keputusan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan industri, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini masih menunggu hasil evaluasi teknis dan lingkungan yang sedang disusun,” kata Dedi di Bogor Kamis (14/5/2026).
Menurut mantan Bupati Purwakarta ini, kajian tersebut bertujuan mengetahui sejauh mana aktivitas tambang masih layak dilanjutkan di wilayah Bogor Barat.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan perencanaan jangka panjang terkait keberlangsungan ekonomi masyarakat apabila aktivitas pertambangan nantinya berakhir.
Pemprov menilai keberadaan tambang harus memiliki arah pembangunan yang jelas agar masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada sektor pertambangan dalam jangka panjang.
Rencana pembangunan jalur khusus angkutan tambang hingga kini juga masih dalam tahap pembahasan.
Pemerintah belum mengambil keputusan final karena seluruh proses masih menunggu hasil kajian yang sedang berjalan.
Keberadaan jalan tambang selama ini dinilai penting untuk mengurangi kerusakan jalan umum dan kepadatan lalu lintas akibat aktivitas kendaraan tambang di kawasan Bogor Barat.
Namun demikian, pembangunan infrastruktur tersebut harus disesuaikan dengan keberlanjutan aktivitas pertambangan agar proyek yang dibangun memiliki manfaat jangka panjang.
Selain membahas infrastruktur, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya pemerataan manfaat ekonomi bagi desa-desa penghasil tambang.
Pemerintah berencana mendorong pengelolaan pendapatan sektor tambang agar lebih banyak dirasakan masyarakat di wilayah terdampak.
“Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang lebih merata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan pertambangan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan seluruh kebijakan terkait tambang di Bogor Barat akan diputuskan setelah kajian lingkungan, sosial, dan ekonomi selesai dilakukan secara menyeluruh. (opy)
