Hadi Tjahjanto: Warisan Kepemimpinan Ryamizard Akan Hidup di Tubuh TNI

Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengenang Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai sosok senior, mentor, sekaligus figur kebapakan yang menginspirasi banyak prajurit.

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:59 WIB
Hadi Tjahjanto: Warisan Kepemimpinan Ryamizard Akan Hidup di Tubuh TNI
Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengaku sangat terpukul mendengar kabar wafatnya Ryamizard. Foto: Agung Nugroho/Hallonews

HALLONEWS.ID – Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.

Bagi Hadi, kepergian mantan Menteri Pertahanan tersebut bukan hanya kehilangan bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia, tetapi juga kehilangan sosok yang selama ini dianggap sebagai panutan dan figur kebapakan.

Saat melayat ke rumah duka di kawasan Cikeas, Bogor, Minggu (31/5/2026), Hadi mengaku sangat terpukul mendengar kabar wafatnya Ryamizard.

Ia menyebut almarhum sebagai senior yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan karier dan kehidupan para prajurit generasi setelahnya.

“Saya merasa kehilangan seorang senior sekaligus sosok yang sudah saya anggap seperti bapak sendiri,” kata Hadi.

Menurutnya, Ryamizard dikenal sebagai pemimpin yang tidak pernah berhenti memberikan arahan, nasihat, dan motivasi kepada para prajurit muda. Sikap tersebut membuat almarhum dihormati tidak hanya karena pangkat dan jabatannya, tetapi juga karena keteladanan yang ditunjukkannya selama bertugas.

Hubungan keduanya semakin erat ketika Hadi menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan pada periode Ryamizard memimpin kementerian tersebut. Dalam berbagai kesempatan, Hadi banyak berinteraksi langsung dan menyaksikan gaya kepemimpinan Ryamizard yang dinilainya tegas, namun tetap dekat dengan bawahan.

Hadi mengenang Ryamizard sebagai sosok yang terbuka dalam berkomunikasi dan selalu menjaga hubungan baik dengan seluruh prajurit, tanpa memandang jabatan maupun pangkat. Karakter itulah yang membuat almarhum memiliki tempat khusus di hati banyak anggota TNI.

Baginya, Ryamizard bukan sekadar tokoh militer berpengalaman, melainkan sumber inspirasi yang memberikan contoh nyata tentang dedikasi, loyalitas, dan pengabdian kepada negara.

Kepergian Ryamizard, lanjut Hadi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI. Namun nilai-nilai kepemimpinan serta semangat pengabdian yang diwariskan almarhum diyakini akan terus hidup dan menjadi teladan bagi generasi prajurit berikutnya.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu (31/5/2026) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Semasa hidupnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019. Sosoknya dikenal luas sebagai salah satu tokoh militer yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan pertahanan dan keamanan Indonesia. (agn)