Jakarta Marathon 2026 Digelar Dua Hari, DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran

BTN Jakarta International Marathon 2026 yang digelar 13-14 Juni 2026 akan mengubah arus lalu lintas di sejumlah ruas utama Jakarta.

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:30 WIB
Jakarta Marathon 2026 Digelar Dua Hari, DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran
Rute alternatif pengaturan lalulintas Jakarta Marathon 2026. Foto: Diskominfotik for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara menyeluruh selama pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 yang berlangsung pada 13-14 Juni 2026 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan sebanyak ribuan pelari akan memadati sejumlah ruas utama ibu kota dalam ajang olahraga internasional tersebut.

“Untuk memastikan kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu mobilitas warga secara berlebihan, Dishub DKI telah menyiapkan pengalihan arus, rute alternatif hingga modifikasi layanan transportasi umum,” kata Budi pada Kamis (11/6/2026).

Budi berujar pengaturan lalu lintas dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan keselamatan peserta lomba dan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Berbagai skema rekayasa lalu lintas sudah disiapkan agar pelaksanaan marathon berjalan lancar sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menuturkan pada Sabtu (13/6/2026), perlombaan kategori 5K dan 10K berlangsung sejak dini hari hingga pagi.

Sementara pada Minggu (14/6/2026), kategori Half Marathon dan Marathon akan melintasi lebih banyak ruas jalan strategis Jakarta hingga menjelang siang.

Sejumlah kawasan utama seperti Sudirman, Thamrin, Rasuna Said, Gatot Subroto, Senopati, Pattimura hingga kawasan Monas akan mengalami pengaturan lalu lintas secara situasional.

“Masyarakat menyesuaikan jadwal perjalanan serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan guna menghindari kepadatan kendaraan,” tuturnya.

Selain rekayasa lalu lintas, kata Budi, pihaknya juga menyediakan ribuan kantong parkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) l, Jakarta Selatan dan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat untuk mendukung kelancaran acara.

Di sisi lain, layanan Transjakarta akan mengalami penyesuaian rute dan pola operasi selama kegiatan berlangsung.

“Pada hari pertama terdapat 22 rute yang dimodifikasi, sedangkan pada hari kedua mencapai 44 rute,” jelasnya.

Budi mengajak peserta maupun masyarakat memanfaatkan transportasi publik seperti MRT Jakarta, Transjakarta, dan Commuter Line agar perjalanan menuju lokasi acara lebih mudah dan efisien.

“Pemprov DKI berharap penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga kelas dunia, tetapi juga menunjukkan kesiapan Jakarta dalam mengelola mobilitas kota modern secara tertib dan aman,” pungkasnya. (fer)