Kombes Putu Kholis Aryana Resmi Jabat Kapolres Metro Bekasi Kota, Ini Rekam Jejak dan Prestasinya
Kombes Pol Putu Kholis Aryana resmi menjabat Kapolres Metro Bekasi Kota. Simak rekam jejak karier, prestasi, hingga kasus besar yang pernah ditanganinya.

HALLONEWS.ID – Kombes Pol Putu Kholis Aryana resmi mengemban tugas sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota usai menjalani serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri di Lapangan Presisi Dirlantas PMJ, Selasa (28/7/2026).
Penunjukan Putu Kholis Aryana merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Polri. Ia menggantikan Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro yang mendapat promosi jabatan sebagai Kabagsumda Rorenmin Baintelkam Polri.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Sebelum dipercaya memimpin Polres Metro Bekasi Kota, Putu Kholis Aryana menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, Polda Jawa Timur.
Namun, Polda Metro Jaya bukanlah tempat yang asing baginya. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 itu pernah mengemban sejumlah jabatan penting di Jakarta, mulai dari Kapolsek Sunda Kelapa, Kasat Reskrim Polresta Depok, hingga Wadirreskrimum Polda Metro.
Berpengalaman di Bareskrim Polri
Sebagian besar perjalanan karier Putu Kholis Aryana berada di bidang reserse. Ia pernah bertugas di Bareskrim Polri sebagai Kanit III Subdit I Dittipidter pada 2018 dan Kanit III Subdit III Dittipidum pada 2019.
Pada tahun yang sama, ia dipercaya menjadi Koordinator Staf Pribadi (Koorspri) Kabareskrim Polri saat jabatan tersebut diemban Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat sebagai Kapolri.
Selama bertugas, Putu Kholis Aryana menangani sejumlah kasus menonjol. Saat menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok pada 2021, ia berhasil mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp14,8 miliar berkaitan jaringan peredaran sabu lintas negara.
Namanya dikenal sebagai salah satu anggota tim Bareskrim yang terlibat dalam penangkapan buronan kasus korupsi Bank Bali, Djoko Tjandra, di Malaysia pada 30 Juli 2020. Penangkapan tersebut mengakhiri pelarian Djoko Tjandra yang masuk daftar buronan selama 11 tahun.
Riwayat Jabatan Putu Kholis Aryana
Perjalanan karier Putu Kholis Aryana di Polri antara lain:
– Danton Dalmas Polda Jawa Timur (2005)
– Kanit Patroli Polresta Madiun (2006)
– Kanit Reskrim Polresta Madiun (2007)
– Kanit Narkoba Polresta Madiun (2009)
– Kapolsek Jiwan, Madiun (2009)
– Ajudan Wakapolri (2011)
– Kanit Reskrim Polrestro Jakarta Barat (2013)
– Kapolsek Sunda Kelapa (2015)
– Kasat Narkoba Polresta Depok (2016)
– Kasat Reskrim Polresta Depok (2017)
– Kanit III Subdit I Dittipidter Bareskrim Polri (2018)
– Kanit III Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2019)
– Koorspri Kabareskrim Polri (2019)
– Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok (2021)
– Kapolres Malang (2022)
– Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2024)
– Kapolresta Malang Kota (2025)
– Kapolres Metro Bekasi Kota (2026)
Dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan sejumlah penugasan strategis, Putu Kholis Aryana kini diharapkan mampu memperkuat kinerja Polres Metro Bekasi Kota dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (dul)
