Ketum PWI Akhmad Munir Pimpin Delegasi Indonesia ke Malaysia, Bahas Masa Depan Pers ASEAN

Ketua Umum PWI Akhmad Munir memimpin delegasi Indonesia dalam forum wartawan ASEAN di Malaysia.

Sabtu, 25 April 2026 - 20:25 WIB
Ketum PWI Akhmad Munir Pimpin Delegasi Indonesia ke Malaysia, Bahas Masa Depan Pers ASEAN
Ketua Umum PWI Akhmad Munir memimpin delegasi Indonesia dalam forum wartawan ASEAN di Malaysia. Foto: PWI Pusat for Hallonews

HALLONEWS.ID — Di tengah dinamika dunia jurnalistik yang terus berubah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengambil langkah strategis memperkuat peran di tingkat regional.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, memimpin langsung delegasi Indonesia menghadiri General Assembly Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) di Malaysia pada 26–30 April 2026.

Keikutsertaan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, PWI membawa misi besar: memperkuat solidaritas antarjurnalis Asia Tenggara sekaligus merumuskan arah masa depan pers di kawasan ASEAN.

Delegasi Indonesia diisi sejumlah tokoh penting di lingkungan PWI. Selain Akhmad Munir, hadir pula Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan, Ahmed Kurnia Soeriawidjaja selaku Direktur CAJ, Yono Hartono sebagai Wakil Direktur CAJ, serta Agus Sudibyo yang menjabat Ketua Bidang Pendidikan.

Turut serta Irfan Junaidi (Ketua Bidang Luar Negeri), Sumber Rajasa Ginting (Wakil Bendahara Umum I), Herlina (Wakil Bendahara Umum II), Novrizon Burman (Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah), Kadirah (Wakil Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan), Musrifah (Wakil Ketua Departemen Hankam Khusus Polri), Mercys Charles Loho (Wakil Direktur Anti Hoax), dan Theodorus Dar Edi Yoga sebagai Bendahara CAJ.

Dalam keterangannya, Akhmad Munir menegaskan harapan agar forum ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pers di kawasan.

“Saya mengucapkan selamat mengikuti konferensi wartawan ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

General Assembly CAJ sendiri merupakan forum strategis yang mempertemukan organisasi wartawan dari berbagai negara ASEAN. Dalam forum ini, sejumlah isu krusial akan dibahas, mulai dari kebebasan pers, tantangan disinformasi, hingga kolaborasi lintas negara di era digital.

Bagi Indonesia, kehadiran PWI dalam forum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi di kancah media regional. Di tengah arus informasi yang kian cepat dan kompleks, kolaborasi antarnegara dinilai menjadi kunci menjaga kualitas dan integritas jurnalistik.

Lebih jauh, forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan baru yang tidak hanya relevan bagi kawasan ASEAN, tetapi juga berdampak global. (fer)