Kolaborasi XLSMART-Komdigi Bidik 2,4 Juta Perempuan Jadi Talenta Digital Lewat DigiHer
XLSMART bersama Komdigi meluncurkan DigiHer, platform belajar digital di aplikasi Sisternet yang menargetkan 2,4 juta perempuan Indonesia memiliki keterampilan digital dan siap bersaing di ekonomi digital pada 2026

HALLONEWS.ID – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui platform Sisternet resmi meluncurkan DigiHer, sebuah fitur pembelajaran digital yang dirancang khusus untuk membantu perempuan Indonesia meningkatkan literasi digital, keterampilan teknologi, hingga kesiapan memasuki ekonomi digital.
Peluncuran DigiHer dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia.
Fitur tersebut terintegrasi dengan program Digital Talent Scholarship dan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan digital bagi perempuan di berbagai daerah.
Kehadiran DigiHer menjadi langkah lanjutan dari gerakan #1JutaSisterDigital yang selama ini dijalankan Sisternet. Melalui program baru ini, XLSMART memasang target ambisius untuk mendigitalisasi 2,4 juta perempuan Indonesia hingga tahun 2026.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid menilai peningkatan literasi dan keterampilan digital perempuan menjadi faktor penting dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di era transformasi digital.
Menurutnya, akses yang setara terhadap teknologi, pengetahuan, dan peluang ekonomi digital akan membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam keluarga, komunitas, hingga pembangunan nasional.
Sementara itu, Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART Telecom Sejahtera, Merza Fachys, mengatakan DigiHer hadir untuk memastikan perempuan Indonesia memperoleh akses pembelajaran digital yang mudah, relevan, dan sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini.
“DigiHer diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan digital dan mengambil peran penting dalam ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet perempuan masih berada di angka 78,6 persen, lebih rendah dibanding laki-laki yang mencapai 82,7 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan akses dan pemanfaatan teknologi digital.
Melalui DigiHer, pengguna dapat mengakses berbagai materi pembelajaran mulai dari literasi digital, keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), pemasaran digital, personal branding, kewirausahaan digital, pengembangan karier, hingga berbagai keterampilan pendukung lainnya.
Seluruh materi tersedia melalui aplikasi Sisternet dan dapat diakses kapan saja serta dari berbagai wilayah di Indonesia. Pada tahap awal, DigiHer menghadirkan ratusan modul pembelajaran hasil kurasi Sisternet yang dipadukan dengan materi dari program Digital Talent Scholarship Komdigi.
Tidak hanya menyediakan kelas digital, DigiHer juga menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan perempuan yang mencakup webinar, mentoring, komunitas belajar, networking profesional, hingga informasi peluang karier.
Program ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja profesional, pelaku UMKM, pekerja informal, hingga ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan digital mereka.
Ke depan, XLSMART dan Komdigi berencana memperkaya konten pembelajaran melalui program sertifikasi, pengembangan kompetensi berbasis industri, serta perluasan akses mentoring untuk menciptakan lebih banyak talenta digital perempuan di Indonesia. (boim)
