Kota Tangerang Tembus Finalis Nasional Penurunan Pengangguran Tertinggi. Program Gampang Kerja Jadi Andalan
Kota Tangerang masuk finalis nasional penurunan pengangguran tertinggi. Program Gampang Kerja jadi kunci sukses tekan TPT hingga melampaui target.

HALLONEWS.ID – Kota Tangerang kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil menembus posisi finalis daerah dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi Pemkot dalam mengimplementasikan program unggulan 3G, yakni Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako.
Dari ketiga program tersebut, Gampang Kerja menjadi motor utama dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyempurnaan program agar sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat.
“Pemkot terus berupaya melakukan perbaikan. Kami semangat untuk menyelaraskan program dengan kebijakan pusat agar masyarakat semakin sejahtera,” ujar Sachrudin saat melakukan presentasi kinerja daerah secara daring dari Tangerang Live Room, Rabu (1/4/2026).
Dalam sesi pendalaman bersama tim penilai, Sachrudin juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung.
Salah satu inovasi unggulan adalah program On the Job Training (OJT) dalam skema Gampang Kerja. Program ini difokuskan untuk membuka peluang kerja bagi lulusan SMA hingga perguruan tinggi melalui kerja sama strategis dengan dunia usaha.
“Semua OPD didorong untuk terus berinovasi. Salah satunya melalui OJT yang mampu menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia industri,” jelasnya.
Tak hanya membuka akses pekerjaan, Pemkot Tangerang juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi. Berbagai pelatihan keterampilan hingga bantuan modal usaha diberikan untuk mendorong terciptanya lapangan kerja baru.
“Tidak hanya memberi peluang kerja, kami juga membekali masyarakat dengan kemampuan agar bisa menciptakan usaha sendiri,” tambahnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, target TPT Kota Tangerang tahun 2025 sebesar 5,92 persen berhasil ditekan menjadi 5,88 persen. Capaian ini melampaui target dengan realisasi sebesar 100,68 persen.
Hasil positif tersebut mengantarkan Kota Tangerang melaju ke tahap akhir penilaian. Pemenang ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah sendiri akan diumumkan dalam malam penghargaan yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri dalam waktu dekat.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi program dan sinergi antarinstansi mampu memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka pengangguran sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.(gin)
