Lebaran 2026 Resmi 21 Maret! Menag Ajak Umat Tetap Rukun Meski Ada Perbedaan
Pemerintah tetapkan Idulfitri 2026 jatuh 21 Maret. Menag Nasaruddin Umar ajak umat jaga persatuan dan toleransi di tengah perbedaan.

HALLONEWS.COM – Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada 21 Maret 2026.
Penetapan ini disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, usai pelaksanaan sidang isbat di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk menjaga kebersamaan, ketertiban, dan keamanan selama momen Ramadan hingga Idulfitri.
Ia menekankan pentingnya menjadikan Lebaran sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat silaturahmi antar sesama.
“Mari kita jadikan Idulfitri sebagai momen untuk mempererat ukhuwah dan menjaga stabilitas sosial,” ujarnya.
Terkait adanya potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri di sebagian kalangan, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap toleransi.
Menurutnya, perbedaan dalam penentuan hari raya merupakan hal yang biasa terjadi, sehingga perlu disikapi dengan bijak dan saling menghormati.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, seraya mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
“Semoga kita semua dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan,” tuturnya.
Dengan penetapan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Lebaran secara aman, tertib, serta tetap menjaga nilai-nilai persatuan bangsa.(min)
